Batik Air Ditunjuk Pemerintah Dalam Misi Kemanusian ke Wuhan

by -28 views
Pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi). registrasi PK-LDY Batik Air
Pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi). registrasi PK-LDY Batik Air

Tanggerang, (MetroKepri) – Batik Air ditunjuk dan dipercaya pemerintah dalam misi kemanusian. Pesawat Batik Air melayani penerbangan dari Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten (CGK) dengan tujuan Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan yang terletak di Distrik Huangpi, 26 kilometer utara dari pusat Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (WUH), Sabtu 01 Februari 2020.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan layanan operasional penerbangan Batik Air bernomor ID-8618 adalah misi kemanusiaan bersama pemerintah dalam upaya mendukung program negara.

“Batik Air menyampaikan terima kasih atas penunjukan dan kepercayaan pemerintah (regulator) yang telah diberikan kepada Batik Air dalam misi kemanusiaan ini,” ujar Danang melalui siaran pers yang diterima Redaksi MetroKepri.

Masih kata Danang, Batik Air juga berterima kasih dan memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan serta profesional untuk bekerja dari awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling), serta dukungan penuh dari pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, mitra dan berbagai pihak yang terlibat.

“Pengoperasian pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi) registrasi PK-LDY Batik Air tetap sesuai dengan prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan (safety first),” ucapnya.

Dia mengutarakan, pesawat membawa 19 kru dan 30 tim medis, lepas landas dari Soekarno – Hatta pukul 13.00 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan dijadwalkan tiba di Tianhe Wuhan pada 19.00 waktu setempat (Time in Wuhan, Hubei, China Standard Time, GMT+ 08).

“Pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam memastikan pengamanan awak pesawat, tim medis, tamu atau penumpang dan lainnya,” kata Danang.

Dia mengemukakan, dalam tindakan pencegahan dimaksud, telah merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

“Armada Airbus 330-300CEO telah didukung atau memiliki peralatan yang dapat menyaring udara di dalam pesawat,” ujarnya.

Masih kata dia, setelah pesawat tiba di Indonesia, sesuai SOP akan langsung masuk hangar (pusat perawatan pesawat) guna dilakukan pembersihan, sterilisasi dan perawatan. Untuk awak pesawat setelah selesai bertugas akan menjalani proses karantina kesehatan dalam tahapan pengawasan (monitoring).

“Batik Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” ucapnya.

Batik Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.