Berpotensi Bunuh Diri, Ada Curahan Hati Sebelum “Pergi”

by -717 views
Polisi saat mengevakuasi mayat yang ditemukan ngapung di Pelantar I Tanjungpinang
Polisi saat mengevakuasi mayat yang ditemukan ngapung di Pelantar I Tanjungpinang
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Ada ungkapan terbaru dari hasil otopsi kasus penemuan mayat di laut Pelantar I oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang hari ini, Sabtu (16/05/2020).

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP M.Iqbal usai Confrensi Pers kasus pembunuhan di jalan Pantai Impian.

Kapolres menjelaskan, hasil otopsi yang diterima oleh tim forensik di RSUD Raja Ahmat Tabib (RAT) dengan rincian ada memar di sekitar badan bagian depan dan ada luka di kepala.

“Tetapi anehnya, ditemukan air di dalam paru paru dan saluran tenggorokan korban,” ungkapnya.

Untuk sementara, kasus yang kita dalami saat ini berpotensi kasus bunuh diri yang dikemas rapi semua barang barang dibungkus dan tidak ada tindakan kekerasan di sekitar badan.

“Dari mulai ikatan tali di tangan dan jeratan kawat di leher semuanya tidak terikat secara ketat dan mudah lepas. Tali kabel yang ada di rumah juga sama yang mengikat tubuh korban,” terangnya.

Lanjut Iqbal, yang menjadi tanda tanya sekarang ini ada beberapa lembar kertas yang berisi curahan hati korban (Surat Wasiat) Hin Tjuan (63 thn) yang ditulis tidak teratur selama Pandemi Covid-19.

Selain itu, kata Iqbal juga ada surat yang isinya penyaluran harta warisan untuk anaknya.

“Di sini kita belum bisa menyimpulkan bahwa kasus ini pembunuhan atau bunuh diri. Kita masih tunggu hasil pengembangan lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio juga membenarkan temuan terbaru dari kasus penemuan mayat korban di laut Pelantar I Tanjungpinang.

“Dalam hasil forensik tidak ada ditemukan kekerasan. Paru Paru korban dan saluran tenggorokan saat diperas banyak mengeluarkan air,” ujarnya.

“Luka di kepala, kalau ini pembunuhan maka korban akan tewas dengan keadaan sebelum dia tenggelam di dalam laut. Hasil otopsi saat ini korban mati di dalam laut,” pungkasnya.

Diketahui, korban merupakan warga jalan Bintan Nomor 65, RT 003/RW 003 Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang atas nama Hin Tjuan (63 thn). (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.