Bintan, (MK) – Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hj. Deby Apri Sujadi bersama Kelompok Tani Karya Mandiri Kabupaten Bintan melakukan panen perdana padi seluas 2 hektare dengan hasil panen mencapai 6,4 ton gabah di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Selasa (6/2/2018) pagi.
Hal ini juga, merupakan panen yang kedua kalinya setelah beberapa waktu.
“Ini yang kedua kalinya Petani Bintan melakukan panen. Total dalam bulan ini, panen padi berkisar 50 ton lebih dengan luas lahan 17 hektare. Rencananya akan ada pengembangan sekitar 22 hektar lagi kedepan,” papar Bupati Bintan, Apri.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bintan Supriyono yang ikut hadir pada agenda panen raya tersebut. Supriyono mengatakan jenis padi yang dipanen ini merupakan padi unggulan dengan varietas Sertani – 14. Adapun, sistem kerja yang diterapkan dalam pengolahan sawah tersebut, para kelompok tani menggandeng PT. Bintan Prima Agro, dimana petani yang mengerjakan lahan sawah tersebut akan menerima upah. Sementara hasil panen akan langsung dipasarkan oleh PT. Bintan Prima Agro.
“Varietas padi merupakan unggulan, umur padi sampai panen 100 hari. Hasil panen gabah basah mencapai 5,4 ton/ ha. Sistemnya merupakan kerjasama antara Kelompok Tani dan PT. Bintan Prima Agro,” ujarnya.
Sementara itu, Petani Desa Toapaya Muhammad Yunan mengatakan dirinya bersama sejumlah masyarakat yang mengerjakan lahan sawah merasa berbahagia dengan panen raya tersebut. Dirinya bersama sejumlah petani lainnya menerima upah yang cukup setiap harinya.
“Kami menerima upah per harinya Rp120 ribu. Tentu saja kami sangat gembira dengan hasil panen kali ini,” ucapnya.
Masih kata dia, panen raya padi yang sukses dilakukan oleh para petani tersebut juga merupakan berita yang gembira untuk daerah Kabupaten Bintan dalam Bidang Ketahanan Pangan, ditengah isu kebijakan impor 500.000 ton beras yang rencananya akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat demi memperkuat cadangan beras nasional.
Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri Dr.Ir.Mizu Istianto MS mengatakan Kabupaten Bintan berhasil dalam pengembangan varietas padi, dimana diantaranya varietas Sertani – 14 dan Inpari 5, serta masih ada beberapa varietas lagi yang akan dimaksimalkan kedepannya.
“Bintan berhasil mengembangkan varietas padi, dilihat dengan varietas padi Sertani 14 saja dengan lahan 2 hektar mampu menghasilkan gabah hingga 5 – 6 ton,” katanya. (Red)
