Tanjungpinang, (MK) – Cuaca buruk yang terjadi akhir – akhir ini, membuat harga cabe dan ikan naik hampir lima persen dari harga jual sebelumnya di Pasar Baru Tanjungpinang.
“Akibat cuaca saat ini, terkadang busuk diperjalanan. Kapalnya singgah – singgah, soalnya takut cuaca tidak bagus terus. Jadi untuk uang pengiriman saja kita sudah rugi, terpaksa kita naikkan harganya,” ujar salah seorang Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang, Sariwati kepada MetroKepri.com, Kamis (03/11).
Sementara, kata dia, untuk kebutuhan rumah tangga seperti cabe merah, harganya hampir menembus Rp80.000 kg dan bawang merah Rp60.000 kg. Selain itu, ada juga beberapa jenis sayuran mengalami kenaikan.
“Cabe merah dan bawang itu, harganya sudah naik Rp70 ribu per kilogram kemarin. Sekarang sudah hampir Rp80 ribu sekilo, kalau bawang merah naik sekitar tiga ribu saja,” ucapnya.
Selain itu, kata dia, harga kacang panjang dari Rp14.000 per kg naik menjadi Rp15.000 per kg. Sayur gambar naik dari Rp15.000 per kg menjadi Rp20.000/ kg.
“Harga naik karena stoknya, kadang ada dan tidak. Itu tergantung pada cuaca semua,” katanya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang pedagang ikan di Pasar Ikan Tanjungpinang, Atong. Kenaikan harga ikan dipengaruhi cuaca buruk saat ini.
“Sekarang mau pergi ke laut cari ikan sudah agak takut – takut karena cuaca yang suka tiba – tiba jadi ribut, sehingga pasokan ikan berkurang,” ucapnya.
Dia mengatakan, beberapa jenis ikan yang dijualnya mengalami kenaikan dan ada juga tetap pada harga sebelumnya.
“Kalau sekarang ada beberapa jenis ikan yang tidak naik, yakni ikan selikur dan ikan kaci. Kalau ikan tongkol, ikan tamban, dan ikan jahan sudah naik,” katanya. (SYAIFUL AMRI)
