Tanjungpinang, (MetroKepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara sah dan meyakinkan telah mampu melewati tahapan dalam mendapatkan Participating Interest (PI) 10 persen dalam pengelolaan minyak bumi dan gas di Kepulauan Riau.
Atas keberhasilan tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah mengapresiasi Tim Pemprov Kepri.
“Alhamdulillah, tim Pemprov sudah mampu selesai ini. Sekali lagi, alhamdulillah dan mantap,” ucap Iskandarsyah, Kamis (21/02/2019).
Kepada MetroKepri, Iskandarsyah menyampaikan, PI dan labuh jangkar tersebut murni gagasan partai dan dirinya sejak tahun 2010 lalu.
“Dari dua ini lah saya lihat Pemprov terutama Pak Gubernur slow response,” ujar Legislator PKS Dapil Tanjung Balai Karimun yang kembali ikut Caleg pada Pileg 2019 ini.
Meski demikian, Iskandarsyah mengapresiasi Tim Pemprov Kepri yang berhasil mendapat PI 10 persen tersebut.
“Yang jelas, alhamdulillah PT Santos telah meringankan kita dalam penyertaan modal 10 %. Kemudian kita juga harus terimakasih kepada negara malalui SKK Migas,” paparnya.

Selain itu, Iskandarsyah juga menggesa pengelolaan labuh jangkar yang berpotensi menghasilkan uang Rp1,2 triliun per tahun.
“Dengan begitu, kita akan mampu bebaskan Kepri dari kemisikinan,” ujar politisi yang memiliki budi pekerti santun, cerdas dan rendah hati ini.
Bila perlu, kata dia, Kepri mencontoh bagaimana Bojonegoro mengelola uang ‘Migas’. Kemudian, menurutnya, harus ada porsi untuk pendidikan, kesehatan, peningkatan skills SDM untuk lapangan kerja serta masyarakat miskin.
“Biar barokah Kepri kita ini. SDM kita sudah mumpuni. Diberikan kesempatan untuk tampil berbakti kepada daerah,” ucap Putra Kepri yang memiliki kepekaan membantu kepentingan masyarakat terutama yang tidak mampu ini.
Legislator muda asal Tanjung Balai Karimun ini merupakan kader yang disiapkan oleh Almarhum Ayahanda H.M. Sani ini memiliki gagasan cemerlang dan membela kemajuan serta kepentingan di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial, membela peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama kaum Buruh, Petani dan Nelayan.
Iskandarsyah juga memperjuangkan agar pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Riau serius untuk mengatasi pengangguran dan membuka peluang tenaga kerja serta memperjuangkan pembangunan infrastruktur di daerah pesisir dan pulau – pulau. (*)
Penulis : ALPIAN TANJUNG
