Defisit, DPRD Kepri Dorong Pemprov Tingkatkan Retribusi

by -153 views
by
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Tanjungpinang, (MK) – Defisit anggaran yang dialami Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menuntut Gubernur dan jajarannya lebih kreatif. Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan Pemprov harus bisa tidak bergantung kepada Dana Bagi Hasil (DBH).

“Berbagai sektor pendapatan, masih bisa digali untuk menambah pendapatan daerah. Selain optimalisasi pajak daerah, kita bisa juga melirik retribusi umum, pelabuhan, pertanian dan perijinan tertentu. Sehingga kita tidak bergantung kepada DBH,” papar Jumaga saat membuka paripurna pandangan umum, diruang sidang paripurna DPRD Kepri, Dompak, Rabu (12/10).

Hal yang sama diamini fraksi – fraksi di DPRD. Juru bicara Fraksi PDIP, Ruslan Kasbulatov mengatakan pendapatan daerah yang menurun ini dapat dipahami oleh Fraksi PDIP. Namun, PDIP minta agar maksimalisasi penerimaan dari pajak kendaraan bermotor dan pajak labuh jangkar.

“Perlu ada intensifikasi pendapatan sekaligus mengurangi kebocoran yang tidak perlu,” ujar Ruslan.

Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Taba Iskandar mengingatkan pemerintah agar dalam penyusunan skema rasionalisasi harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Apalagi dengan adanya SOTK baru ini. Kami ingin pemerintah dapat menjalankan pemerintahan dengan efisien,” ucap Taba.

Ditempat yang sama, juru bicara Fraksi Demokrat, Hotman Hutapea meminta agar APBDP kali ini disusun dengan hati – hati.

“Apalagi yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat,” katanya. (Red

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.