
Tanjungpinang, (MK) – Minimnya masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) di wiliyah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Tanjungpinang disebabkan masih ada pemerintah daerah (Pemda) yang memberi pelayanan gratis kepada masyarakat.
“Kita melihat masih ada Pemda yang memberi pelayanan kesehatan gratis, sehingga masyarakat sudah nyaman. Bagi yang sudah mendaftar menjadi peserta JKN KIS karena mereka sadar jika sakit akan dirujuk keluar daerah dan akan mengeluar uang dari kantong pribadi yang lebih besar,” papar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Lenny Manalu saat pres rilis capaian program JKN KIS di kantornya, Selasa (22/8/2017).
Lenny mengutarakan, minimnya fasilitas kesehatan juga jadi penghambat masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta JKN KIS. Dirinya juga berharap, dukungan penuh Pemda Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna yang masih rendah masyarakatnya terdaftar sebagai peserta JKN KIS.
“Kami dengan Dinkes kabupaten tersebut telah melakukan pendekatan. Maka dari itu perlu dukungan penuh dari Pemda Natuna dan Lingga untuk mensukseskan JKN KIS,” ujarnya.
Menurut dia, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk mempermudah masyarakat menjadi peserta JKN KIS. Selain itu, kata Lenny, BPJS Kesehatan juga telah merekrut Kader JKN KIS. Namun, kader ini hanya difokuskan di Tanjungpinang.
“Kami sudah merekrut kader JKN sebanyak 4 orang dan kader ini difokuskan di Tanjungpinang, karena Tanjungpinang masyarakat terbanyak yang menjadi peserta JKN KIS. Kita berharap kontribusi mitra kerja untuk mensuskseskan JKN KIS,” ucapnya.
Sebelumnya, Lenny juga mengatakan sampai 30 Juni 2017 jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang mencapai 346.011 jiwa, yang termasuk wilayah kerja kantor Cabang Tanjungpinang yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas dan Kabupaten Natuna.
Saat ini, BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang telah bermitra dengan 87 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdiri 49 Puskesmas, 7 Dokter Praktek Per orangan, 1 Dokter Praktek Gigi per orangan, 30 klinik Pratama.
Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang juga bekerjasama dengan 10 Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) terdiri atas 10 Rumah Sakit, 18 Apotek dan 6 Optik. (NOVENDRA)
