Lingga, (MK) – Pelaksanaan Festival Gunung Daik tahun 2017 yang diselenggarakan pada 19 – 22 November 2017 mendatang. Selain para peserta melakukan pendakian ke Bukit Permata yang berada di Desa Panggak Darat Kecamatan Lingga, wiatawan pesepeda juga akan menjelajahi objek wisata di Dabo dan di Daik.
Kepala Seksi (Kasi) Sarana Promosi Informasi dan Kerja Sama Pariwisata Disparpora Lingga, Rosanna mengatakan, festival yang dimulai dari 19 – 22 November 2017 mendatang, akan dilaksanakan di dua tempat berbeda yakni Daik Lingga dan Dabo Singkep.
“Kita ada kegiatan jelajah wisata. Jelajah wisata ini, orang bersepeda menjelajahi objek wisata di Dabo dan juga di Daik. Jadi, Festival Gunung Daik ini tidak hanya lokasinya dilakukan di Daik, tapi juga berada di Dabo,” papar Rosanna kepada MetroKepri.com, Kamis (9/11/2017).
Rosanna mengutarakan, dalam festival ini juga nantinya akan ada penampilan budaya serta permainan rakyat yang disejalankan dengan Perhelatan Tamadun Melayu.
“Mereka (tamu) tiba pada 19 November 2017 nanti dan kembali ke Batam 22 November 2017. Pada 20 November, akan ada kegiatan jelajah wisata yang bersepeda. Mereka jelajah wisata yang di Singkep dulu, mereka datang ke Daik untuk jelajah wisata di Daik pada 21 November,” ujarnya.
Sementara itu, untuk pendakian Bukit Permata juga akan dilakukan pada 20 November dan kembali lagi pada 21 November.
“Peserta yang saya sudah dapat konfirmasi dan yang sudah mengirimkan paspor mereka, itu sudah ada 130 orang. Itu semua dari luar negeri. Ini 30 orang itu, paspornya masih tinggal di Batam. Kalau yang sudah disini ada 100 orang, kebanyakan untuk yang ikut bersepeda,” katanya.
Rosanna mengaku, ratusan wisatawan mancanegara yang hadir jelajah wisata dengan bersepeda itu berasal dari Malaysia, Singapora, Thailand, Myanmar serta Denmark.
Sementara untuk pendakian Bukit Permata juga akan diikuti oleh wisatawan lokal dari Batam, Tanjungpinang, Bandung, Jakarta serta wisman mancanegara. (NAZILI)
