FKPS Bagikan Sembako Dan Cek Kesehatan Gratis di Tiga Desa

by -144 views
Ketua FKPS Natuna, Sugianto Saat Memberi Bantuan Sembako Kepada Lansia di Desa Air Lengit
Ketua FKPS Natuna, Sugianto Saat Memberi Bantuan Sembako Kepada Lansia di Desa Air Lengit

Natuna, (MetroKepri) – Dengan motto ‘Memberi tak harus saling mengenal’, Forum Kita Peduli Sesama (FKPS) Kabupaten Natuna mengadakan kegiatan pembagian sembako dan pengecekan kesehatan secara gratis di tiga tempat, yakni Desa Harapan Jaya, Desa Tapau dan Desa Air Lengit, Minggu 02 September 2018.

Dari tiga tempat kegiatan yang dilaksanakan, terbentuk tiga tim, Puskesmas Desa Harapan menjadi titik kumpul. Selain FKPS, kegiatan ini didampingi oleh Forum Anak Daerah, Donatur, Perawat, Babhinkamtibmas dan sejumlah awak media dari DPC AJO Indonesia Kabupaten Natuna.

Ketua FKPS Natuna, Sugianto mengatakan kegiatan sosial ini merupakan agenda bulanan. Tiap bulan, daerah yang akan diberi sembako dan kegiatan sosial lainnya akan digilir, tergantung survey dan hasil rapat.

“Ini merupakan agenda bulanan, bulan ini, tiga desa dari Kecamatan Bunguran Tengah kita beri sembako dan pengecekan tensi. Apabila ada penyakit yang serius, nanti kita beri rujukan. Untuk bulan depan kita akan survey dan rapatkan. Pembagian sembako dan pengecekan kesehatan dilakukan dari rumah ke rumah,” katanya.

Untuk saat ini, Sugianto menjelaskan, kegiatan sosial yang dilakukan oleh FKPS masih diseputaran wilayah Bunguran Besar. Apabila seluruh daerah Bunguran Besar sudah bisa terkoordinir, FKPS akan melanjutkan aksinya ke pulau – pulau.

“Masih diseputaran Bunguran Besar, kalau sudah beres disini, kita akan lanjutkan ke pulau – pulau. Jadi sesuai dengan motto FKPS, memberi tak harus saling mengenal, kita bergerak karena panggilan hati,” paparnya.

Adapun sasaran kegiatan ini adalah, Desa Harapan Jaya sebanyak 32 orang. Terdiri dari 11 orang lansia, 3 warga kurang mampu, 15 anak yatim, 2 orang dalam kondisi sakit.

Desa Tapau sebanyak 12 orang dan Desa Air Lengit sebanyak 29 orang, terdiri dari 26 lansia, 2 kurang mampu dan 1 orang anak yatim.

Penyaluran bantuan dibagi menjadi tiga kelompok. Masing – masing mengikut sertakan satu orang tim medis, untuk pemeriksaan kesehatan bagi penerima bantuan. (MANALU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.