Hari Kartini, Ratusan Ibu di Tanjungpinang Berpakaian Kebaya

by -387 views
by
Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni menggunakan kebaya
Ketua PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni menggunakan kebaya

Tanjungpinang, (MK) – Sempena memperingati Hari Kartini ke 137, ratusan ibu – ibu berpakaian kebaya dan batik di Gedung PKK Kota Tanjungpinang, Senggarang, Kamis (21/4). Para ibu – ibu itu, mengenakan busana layaknya Pahlawan Wanita Indonesia R. A. Kartini.

Peringatan Hari Kartini Ke 137 tingkat Kota Tanjungpinang ini juga digelar oleh Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang, merupakan apresiasi atas perjuangan R. A. Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH mengatakan, peringatan hari Kartini yang dilaksanakan setiap tahun ini, bisa menjadi inspirasi bagi kaum ibu. Makna perjuangan positif dari R. A. Kartini dalam memperjuangkan hak – hak kaum wanita di Indonesia.

“Maknai nilai positif dalam peringatan ini, kaum ibu harus terus semangat berkiprah di zaman ini. Kaum perempuan harus maju tanpa melupakan kodratnya,” papar Lis.

Dia mengutarakan, kaum perempuan adalah pondasi bangsa ini. Tanpa perempuan, bangsa ini tidak akan kokoh. Dengan peringatan ini, mudah – mudahan akan terus melahirkan Kartini – Kartini yang terus memperjuangkan hak – hak kaum wanita di Indonesia, khususnya Kota Tanjungpinang.

“Selamat memperingati Hari Kartini, maju dan jayalah perempuan!,” ucap Lis.

Sebelumnya, Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani menyampaikan, melalui peringatan sejarah perjuangan Kartini, tentunya dapat menghapus diskriminasi perempuan di Indonesia, khususnya Kota Tanjungpinang.

Terlebih lagi, kata Yani, adanya program dari pemerintah pusat dalam pembangunan yang melibatkan peran perempuan dan anak yang dilakukan secara holistik, terpadu, dan terintegrasi yakni strategi Three Ends. Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi.

“Saat ini, indeks pemberdayaan gender di Kota Tanjungpinang tertinggi pada angka 70,92. Sedangkan, Kepri 60,54 dan nasional 70,68,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP – PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni SH mengatakan, tepat pada hari ini Rabu (21/4) merupakan peringatan Hari Kelahiran R. A. Kartini.

“Sampai saat ini, semua yang hadir pasti sudah mengenal beliau. Cita – cita luhur yang dilakukan bagi kaum wanita telah kita rasakan saat ini. Ini terbukti, banyaknya wanita yang sukses. Intinya, kaum perempuan saat ini lebih bermartabat, selalu berkarya dengan tetap berpegang pada hakekatnya sebagai perempuan yang diciptakan untuk membantu suami dan merawat anak – anaknya,” papar Weni.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, kata Weni, PKK Tanjungpinang telah mengadakan berbagai kegiatan, seperti lomba lukis, lomba memancing, dan outbond, dengan jumlah peserta sebanyak 230 orang yang berasal dari PKK Kelurahan Se – Kota Tanjungpinang serta organisasi wanita.

“Kegiatan ini sebagai emansipasi wanita agar selalu kompak dan ibu – ibu dapat terus meningkatkan kreativitas,” ucapnya.

Acara itu juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi dari ibu – ibu di kelurahan dan pengumuman juara pada lomba peringatan hari Kartini. Sementara untuk pembacaan sejarah singkat Hari Kartini dibcakan oleh Ketua GOW Kota Tanjungpinang, Juariah Syahrul.

Pada acara tersebut turut hadir para Asisten, Staf Ahli, jajaran Kepala SKPD, camat, lurah di lingkungan Pemko Tanjungpinang serta unsur FKPD dan seluruh anggota organisasi wanita Se – Kota Tanjungpinang. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.