
Tanjungpinang, (MK) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat pada Juli 2017 gabungan 2 kota (Kota Batam dan Kota Tanjungpinang) Indeks Harga Konsumen (IHK) menunjukkan deflasi sebesar 0,04 persen.
“Deflasi gabungan dua kota IHK di Kepri disebabkan oleh penurunan indeks dua kelompok yaitu kelompok sandang sebesar 0,24 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 1,84 persen,” papar Kepala BPS Provinsi Kepri Panusunan Siregar, Selasa (01/08/2017).
Namun sebaliknya, kata Panusunan, empat kelompok yang menyusun inflasi gabungan dua kota IHK di Kepulauan Riau justru mengalami kenaikan indeks.
“Kelompok bahan makanan sebesar 0,65 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,12 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 2,91 persen. Sedangkan kelompok perumahan, air, gas, listrik, dan bahan bakar tidak mengalami indeks perubahan harga,” ujarnya.
Dia mengutarakan dari 339 komoditas yang menyusun inflasi Kota Batam, 56 komoditas mengalami kenaikan harga dan 29 komoditas mengalami penurunan harga.
“Sedangkan untuk Kota Tanjungpinang, dari 341 komoditas yang menyusun inflasi, sebanyak 64 komoditas mengalami kenaikan harga dan 31 komoditas mengalami penurunan harga,” ucapnya. (RUDI PRASTIO)
