Bintan, (MetroKepri) – Harga daging sapi awal pekan ini terpantau masih stabil. Bahkan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan memprediksi harga daging sapi tidak akan beranjak naik terlalu tinggi hingga Hari Raya Idul Adha pada 22 Agustus 2018 mendatang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul menjelaskan bahwa harga daging yang disurvei di pasaran dalam waktu dekat masih belum berubah.
“Daging sapi masih stabil harganya. Daging sapi segar dikisaran harga Rp140 ribu per kg turun Rp10 ribu per kg dibandingkan bulan lalu sebesar Rp150 ribu per kilonya. Sedangkan daging sapi beku masih diharga Rp95 ribu per kilo,” papar Khairul, Rabu (15/8/2018).
Khairul juga memprediksi, harga daging sapi tidak akan beranjak naik terlalu tinggi pada saat Idul Adha. Karena saat ini kondisi daya beli serta permintaan daging di pasaran juga sedang lesu.
“Diprediksi kondisi harga sepekan mendatang akan stagnan. Artinya kalaupun berubah maka tidak akan naik terlalu tinggi, karena permintaan daging dipasaran juga tidak terlalu tinggi,” ujarnya.
Dia mengutarakan, berbeda dengan daging sapi, daging ayam dan telur mengalami kenaikan harga walaupun dengan kisaran harga yang tidak terlalu tinggi. Daging Ayam berada dikisaran harga Rp43.000 per kilonya naik 3.000 rupiah dibandingkan harga bulan lalu sebesar Rp40.000 per kilonya. Sedangkan telur ayam berada diharga Rp1.500 per butirnya naik 100 rupiah dari bulan lalu sebesar Rp1.400 per butirnya.
“Namun kondisi cabai dipasaran saat ini mengalami penurunan harga yang cukup besar dibandingkan bulan lalu. Cabe Merah berada diharga Rp40 ribu per kilonya turun Rp10 ribu dibandingkan bulan lalu Rp50 ribu, cabe hijau berada di Rp32 ribu per kilonya turun Rp8 ribu per kilonya dibandingkan bulan lalu Rp40 ribu lalu cabe rawit berada dikisaran harga Rp38 ribu per kilonya turun Rp12 ribu dibandingkan bulan lalu sebesar Rp50 ribu per kilonya,” ucapnya. (Red/ Humas Bintan)
