Kalapas Ciduk Pengedar Narkoba, Polres Bintan Lakukan Pengembangan

by -563 views
Konfrensi Pers Kasus Narkoba di Polres Bintan
Konfrensi Pers Kasus Narkoba di Polres Bintan

Bintan, (MetroKepri) – Tiga hari menjabat sebagai Kalapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang Wahyu Prasetyo tunaikan PR pertama pada saat serah terima jabatan (Sertijab).

Kalapas berhasil menangkap (Ciduk) satu orang warga binaan yang kedapatan akan memasukkan Narkotika jenis Sabu ke dalam Lapas.

“Warga binaan tersebut berinisial RS. Dia merupakan Tanping di Lapas yang dipercaya bekerja di lingkungan Lapas Narkotika,” terangnya kepada sejumlah awak media, saay confrensi pers di Polres Bintan, Bintan Buyu, Selasa (04/02/2020).

Kalapas menjelaskan, barang haram tersebut diantar oleh seseorang dari luar Lapas menggunakan makanan siap saji milik KFC yang dikemas di dalam teh kotak.

“Barang itu diterima oleh RS pada saat bersih-bersih. Setelah itu, barang yang dianggap hanya makanan, ternyata setelah diperiksa, ditemukan Sabu di dalam kemasan teh kotak,” ungkapnya.

Menurut pengakuan RS, lanjut Kalapas, barang tersebut disuruh ambil oleh Am yang juga warga binaan di dalam Lapas.

“Saat dimintai keteranga, Am membantah. Tapi, Am saat ini masih dalam pengembangan atas masuknya barang haram tersebut,” sebut Laki-laki asal Tanjungpinang ini.

Kalapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang, Wahyu Prasetyo
Kalapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang, Wahyu Prasetyo

Sebelumnya, Polres Bintan melalui Sat Res Narkoba merilis penangkapan pemilik narkoba jenis sabu dan pil diduga ekstasi dan Happy Five (H5).

“3 paket sedang diduga Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan putih mengggunakan Lakban Hitam dengan berat ± 103,6 gram,” kata Kabag Sumda Polres Bintan Kompol H Butar Butar.

Selain itu, juga ditemukan 20 butir pil diduga ekstasi, 200 butir pil diduga Happy Five (H5) beserta barang bukti lainnya.

Sementara itu, Kasat Res Narkoba AKP Nendra kepada sejumlah awak media menjelaskan, untuk orang yang mengantar makanan sampai saat ini masih dikembangkan oleh pihaknya.

“Untuk pelaku lainnya, masih kita kembangkan,” katanya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.