Kapal Melarikan Diri, Tim WFQR Lantamal IV Lepaskan Tembakan

by -242 views
by
Kapal Beserta ABK Saat Diamankan Tim WFQR Lantamal IV
Kapal Beserta ABK Saat Diamankan Tim WFQR Lantamal IV
Kapal Beserta ABK Saat Diamankan Tim WFQR Lantamal IV
Kapal Beserta ABK Saat Diamankan Tim WFQR Lantamal IV

Tanjungpinang, (MK) –Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV kembali menggagalkan upaya penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis HSD sebanyak 30 ton di sekitar perairan Pulau Karimun Kecil Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (07/01/2017).

Penggagalan penyelundupan BBM itu bermula dari kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh Tim WFQR Lantamal IV dengan menggunakan unsur Patkamla KAL Marapas dengan nomor lambung II – 4 – 65. Kemudian, tim mencurigai adanya pergerakan kapal motor tanpa nama yang melakukan aktivitas ditengah kegelapan malam dan gelombang laut yang cukup tinggi.

Akan hal itu, tim WFQR melakukan pengejaran namun kapal tersebut terus melaju dan berusaha melarikan diri dari kejaran petugas. Tidak mau kehilangan target, sesuai dengan standar operasi dan prosedur (SOP), tim sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan laju kapal dan akhirnya pada posisi 01 04 99  U – 103 24 57 T perairan Pulau Karimun Kecil, target berhasil dihentikan dan dikendalikan oleh tim WFQR.

Melalui press release Dispenal Lantamal IV, Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan S.E mengatakan, para pelaku penyelundup BBM adalah para pemain lama dan diindikasi berhubungan dengan sindikat internasional penyelundupan BBM.

“Modus yang digunakan oleh para pelaku penyelundup BBM adalah dengan mengambil BBM illegal dari West OPL dengan cara “ship to ship” selanjutnya dibawa menuju perairan Tanjung Balai Karimun untuk diangkut dengan menggunakan kapal – kapal yang berukuran lebih kecil,” ujar Laksamana Pertama TNI S. Irawan.

Danlanmal IV mengutarakan, dari hasil pemeriksaan kapal tersebut tidak memiliki nama dengan tonase diperkirakan 35 – 40 GT. Kapal tanpa nama itu juga berlayar dari Tanjung Balai Karimun dengan tujuan perairan Pulau Karimun Kecil.

“Kapal itu berbendera Indonesia dengan nahkoda berinisial “IB” serta empat orang ABK yaitu “YR”, “EP”, “B” dan “BG”. Sedangkan pemilik kapal diketahui berinisial “I” yang merupakan warga Pulau Buru Tanjung Balai Karimun,” papar Irawan.

Masih kata Danlanmal, pelanggaran yang dilakukan diantaranya kapal berlayar tanpa dilengkapi Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB), tidak dilengkapi dengan dokumen muatan (manifest) kapal dan kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen pelayaran.

“Kegiatan ini sudah berulang kali dilakukan, namun pada penangkapan kali ini justru BBM yang akan diselundupkan diduga berasal dari luar negeri yang dibawa masuk ke negara kita. Para pelaku sengaja menggunakan kapal – kapal dengan ukuran kecil yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM guna mengelabuhi petugas,” ucapnya.

Kepada para pelaku kejahatan di laut, pihaknya sudah berulangkali menyampaikan melalui media massa dan berbagai kegiatan lainnya untuk menghentikan segala bentuk kegiatan illegal yang merugikan masyarakat dan negara.

“Karena jajaran Lantamal IV melalui Tim WFQR sesuai dengan kewenangan yang dimiliki akan terus memburu para pelaku kejahatan di perairan Kepri ini dan prajurit saya akan melakukan tindakan tegas apabila diperlukan akan dilakukan tembak ditempat apabila mereka melakukan perlawanan dan membahayakan petugas,” katanya.

Laksma TNI S. Irawan menambahkan, apa yang dilakukan oleh Lantamal IV melalui Tim WFQR semata – mata hanyalah menjalankan tugas yang diamanatkan oleh negara.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan menjadikan perairan Kepri menjadi perairan yang aman, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan semestinya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta perekonomian negara,” ucapnya.

Selain itu, kapal beserta seluruh ABK dan muatan dibawah pengawalan Tim WFQR Lantamal IV, kemudian dibawa menuju dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.