Bintan, (MK) – Oknum Kepala Sekolah di salah satu SD Negeri di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan berinisial TJ diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang siswa kelas IV di sekolahnya.
Informasi yang terima dari orangtua korban, anaknya dipukul pada bagian kepala dengan menggunakan raket badminton pada Sabtu (3/9) lalu.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Tambelan, Baharuddin.
“Pemukulan itu berawal ketika latihan upacara bendera pada Sabtu lalu di halaman sekolah. Setelah dipukul, anak itu mengalami muntah – muntah,” ujar Baharuddin kepada wartawan, Selasa (6/9).
Akan tetapi, kata dia, anak itu belum mau menceritakan kepada orang tuanya atas kejadian pemukulan di sekolah tersebut. Namun, kondisi anak tersebut semakin parah pada Senin (5/9) kemarin, sehingga muncul kecurigaan AM yang merupakan ayah korban. Akhirnya, korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.
“Mendengar keterangan anaknya, AM langsung menjumpai saya. Kemudian, pada Senin (5/9) malam kami langsung bawa korban ke Puskesmas Tambelan untuk mendapat pertolongan medis,” ucap Baharuddin.
Dia mengemukakan, hingga saat ini korban masih menjalani pemeriksaan pihak Polisi Tambelan.
Sementara Oknum Kepala Sekolah tersebut, dikabarkan langsung berangkat dengan menggunakan KM Bukit Raya.
Terpisah, ayah korban membenarkan anaknya telah dipukul oleh kepala sekolah ketika latihan upacara bendera pada Sabtu (3/9) lalu.
“Hingga saat ini, anak saya masih merintih kesakitan di kepalanya,” kata AM.
Sementara itu, Kepala Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau, Faizal mengaku akan menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Dugaan penganiayaan ini akan kami tindaklanjuti,” ucapnya. (Red)
