Tanjungpinang, (MK) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menyebutkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kepri “sakit parah”.
“Keberadaan BUMD sudah sakit parah, karena pimpinan BUMD Kepri merasa tidak memiliki dan mereka hanya memikir gaji tanpa memikirkan untuk mengembangkan usaha,” ujar Jumaga, Senin (22/6).
Dia mengatakan, selama BUMD Kepri berdiri tidak ada kontribusi atau PAD yang masuk untuk Provinsi Kepri.
“Selama berdiri tidak ada masuk PAD dan kita akan berusaha menyembuhkan penyakit tersebut agar sehat kembali,” ucapnya.
Hal ini dikatakan Jumaga, terkait BUMD Kepri mengistirahatkan atau merumahkan para karyawannya. Begitu juga dengan kantor BUMD Kepri di Jalan DI Panjaitan KM 7 Tanjungpinnag terlihat kosong dan tidak ada karyawan. (AFRIZAL)
