Tanjungpinang, (MetroKepri) – Ketua Umum Forum Kota Sehat Juwariyah Syahrul bersama Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma S.IP melaksanakan prapantau ke-7 lokasi yang menjadi tempat penilaian Kota Sehat nantinya.
Prapantau tersebut juga didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Rustam serta Tim Forum Kota Sehat Tanjungpinang, Kamis (19/9/2019).
Tim verifikasi kota sehat tingkat nasional akan datang ke Tanjungpinang pada tanggal 25-26 September 2019 mendatang.
Ketua Umum Forum Kota Sehat Tanjungpinang Juwariyah Syahrul berharap setelah dilaksanakannya prapantau menuju Kota Sehat ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Mudah-mudahan Kota Tanjungpinang terpilih sebagai Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda tahun ini,” katanya kepada awak media ini di Posyandu Remaja Perumahan Bukit Raya, Kelurahan Pinang Kencana.
Sebelumnya, Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan persiapan jelang penilaian oleh tim pusat Kota Sehat.
“Ada 7 lokasi titik penilaian. Apabila ada kekurangan bisa kita berikan masukan,”ucapnya, di lokasi yang sama.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang Rustam menjelaskan, 7 titik yang dikunjungi dalam prapantau Kota Sehat yakni, sekretariat Komikator Kota Sehat di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Sekretariat Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Sekretariat Pokja Kelurahan Melayu Kota Piring (MKP), Posyandu Remaja di Perumahan Bukit Raya, Kampung Iklim di SMPN 15, Kampung Donor Darah di jalan Borobudur Kampung Baru dan Pokdarwis Tanjungpinang di Gedung Gonggong.
“Mudah-mudahan, ke-7 titik penilaian ini pada masa hari H-nya nanti sudah matang untuk ditinjau dan Kota Tanjungpinang berhasil meraih Kota Sehat,” terangnya.
Lanjut Rustam, tahun ini ada empat tatanan yang diajukan, yaitu kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, pemukiman sarana dan prasarana sehat, pariwisata sehat, dan tertib lalu lintas transportasi sehat.
“Tahun lalu, dua tatanan yang kita ajukan dan meraih Swasti Saba Padapa. Tahun ini, kita tingkatkan menjadi empat tatanan penilaian untuk meraih kota sehat Swasti Saba Wiwerda,” ungkapnya. (*)
Penulis: Novendra
