Tanjungpinang, (MK) – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Ranai mengamankan Taugboat (TB) KSD 23 yang menarik Tongkang (TK) KSD 20 yang berlayar dari Ranai Natuna menuju Tanjungpinang dengan muatan 17 unit truck, Senin (21/11) sekitar pukul 16.00 WIB pada koordinat 033 53 000 N – 108 27 081 E Natuna.
Pengamanan TB KSD 23 berawal dari patroli rutin yang dilaksanakan oleh Tim WFQR 4 Lanal Ranai dengan menggunakan sea rider di perairan luar alur Penagi. Melihat gerak – gerik yang mencurigakan dari TB KSD 23, selanjutnya tim WFQR melakukan pemeriksaan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dari hasil pemeriksaan, tim WFQR menemukan beberapa pelanggaran diantaranya muatan berupa 17 unit truck yang tidak dilengkapi surat – surat kendaraan, dokumen kelengkapan anak buah kapal (ABK) tidak sesuai, dokumen keselamatan pengawakan minimum kadaluarsa, sertifikat keselamatan perlengkapan kapal barang kadaluarsa, sertifikat keselamatan radio kapal barang kadaluarsa, sertifikat keselamatan konstruksi kapal barang kadaluarsa, izin tramper ke Natuna tidak ada, trayek liner tidak ada dan tidak dilengkapi dengan Perjanjian Kerja Laut (PKL).
Dari hasil pemeriksaan, kapal tongkang KSD 20 melakukan pelanggaran berupa tramper tidak ada ke Natuna dan trayek liner tidak ada.
Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan S.E mengatakan, tim WFQR jajaran Lantamal IV tidak pernah mentolerir setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di wilayah perairan Kepri. Pelanggaran yang dilakukan oleh TB KSD 23 yang menarik TK KSD 20 jelas – jelas merugikan negara dan berbahaya bagi keselamatan ABK maupun muatan yang ada.
“Tim WFQR Lantamal IV tidak akan pernah berhenti melakukan penindakan terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum yang terjadi di perairan Kepri. Saya menghimbau kepada seluruh pihak penyelenggara jasa angkutan barang lewat laut agar melengkapi dokumen kapal, dokumen yang berkaitan dengan ABK dan dokumen barang muatan,” papar Danlantamal IV.
Guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut, TB KSD – 23 dan TK KSD 20 diamankan oleh tim WFQR 4 Lanal Ranai di pelabuhan Penagi Natuna. (Red)
