Lestarikan Budaya, Pemkab Lingga Gelar Perbincangan Tamadun Melayu Antarbangsa

by -420 views
by
Acara Perbincangan Tamadun Melayu Antarbangsa di Aula Kantor Bupati Lingga. Foto NAZILI
Acara Perbincangan Tamadun Melayu Antarbangsa di Aula Kantor Bupati Lingga. Foto NAZILI

Lingga, (MK) – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kebudayan Kabupaten Lingga menggelar perbincangan Tamadun Melayu Antarbangsa untuk membicarakan apa itu tamadun sekaligus membubuhkan benih pemikiran dari semua kalangan terkait pengembangan kegiatan ini dijangkau waktu dan tempat yang berbeda.

Wakil Bupati Lingga M Nizar mengatakan, perbincangan ini dilakukan untuk lebih menguatkan dan mengembangkan lagi kegiatan perhelatan tersebut sebagai upaya melestarikan khasanah Budaya Melayu.

“Sebagian serumpun Melayu, perlu rasanya kita bincangkan lagi tentang Tamadun Melayu ini sekaligus berupaya menjaga dan melestarikan khasanah Budaya Melayu,” papar Nizar di Aula Kantor Bupati Lingga, Selasa (21/11/2017.

Dia mengutarakan, dengan adanya pagelaran PMTMA ini, kedepan bisa menghasilkan suatu kesepakatan bersama sesama Rumpun Melayu terkait pentingnya kegiatan tersebut untuk lebih dikembangkan lagi.

Lebih lanjut, Nizar mengatakan, Kabupaten Lingga yang merupakan Bunde Tanah Melayu perlu rasenye dipertimbangkan menjadi sekretariat pengusulan kegiatan PMTMA ini kedepannya.

Sementara itu salah satu tokoh pemakalah besar, dari negeri tetangga Malaysia, Datok Prof Abdul Latif Abu Bakar menyambut baik kegiatan tersebut. Karena, menurutnya Tamadun merupakan peradaban. Dimana peradaban adalah gagasan yang hebat maju dan jaya.

“Sejarah dan budaya merupakan bagian kecil dari Peradaban, akan terhapus jika tidak dijaga dengan baik. Untuk itu, mari kita membina peradaban Melayu yang maju di persada dunia. Bangsa Melayu harus bersatu untuk negara agar menjadi maju,” ucap Datok Prof Abdul Latif.

Pada diskusi bincang Tamadun tersebut turut hadir sejumlah tokoh pemakalah besar seperti Datok Prof Abdul Latif Abu Bakar dari University Malaysia, Datok Drs Abdul Kadir Ibrahim, Prof Susanto Zudri FIB dan Datok Rida K Liamsi, Budayawan Provinsi Kepri. (NAZILI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.