Lima Negara Meriahkan Internasional Dragon Boat Race Tanjungpinang 2016

by -183 views
by
1. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah SH saat menyampaikan kata sambutan dalam acara penutupan Dragon Boat Race 2016
1. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah SH saat menyampaikan kata sambutan dalam acara penutupan Dragon Boat Race 2016
8-kepala-dinas-pariwisata-juramadi-esram-bersama-wali-kota-tanjungpinang-saat-pembukaan-dragon-boat-race-2016
8-kepala-dinas-pariwisata-juramadi-esram-bersama-wali-kota-tanjungpinang-saat-pembukaan-dragon-boat-race-2016

Gallery Foto, (MK) – Sebanyak lima negara ikut bertanding dalam event Internasional Dragon Boat Race Tanjungpinang 2016. Mereka akan berlaga di perairan Sungai Carang Hulu Riau Jembatan Engku Putri Tanjungpinang, mulai 21 sampai 23 Oktober 2016.

Selain negara Malaysia, Brunai Darusalam, Johor, Pulau Pinang, dan Singapore, event bergengsi ini juga dimeriahkan peserta dari Jambi, Pekanbaru, Padang, Indragiri Hilir, Pelalawan Riau, Jakarta, Kabupaten Batanghari, serta kabupaten/ kota se – Provinsi Kepri.

Festival Dragon Boat Race 2016 ini secara resmi dibuka oleh Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementrian Pariwisata RI, Prof. DR. I Gede Pitane, Jum’at (21/10).

Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementrian Pariwisata RI, Prof.DR. I Gede Pitane memberi apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang yang telah berhasil melaksanakan event ini secara rutin.

“Event ini suatu keberhasilan yang luar biasa, seandainya ada 20 kabupaten/ kota memiliki semangat yang sama seperti Kota Tanjungpinang, maka target 20 juta wisatawan akan tercapai,” ucapnya.

Menurut Deputi, event dragon boat race membawa dampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor wisata dan ekonomi.

“Saya yakin event ini akan mengangkat Kota Tanjungpinang sebagai tujuan pariwisata ditingkat global, karena Tanjungpinang sangat potensial dalam wisata budaya, bahari, dan kreatifitasnya,” kata I Gede Pitani.

Dikesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH menyampaikan, dragon boat race yang diadakan selama tiga tahun ini di Sungai Carang bertujuan untuk mempromosikan salah satu sejarah bangsa Melayu di Kota Tanjungpinang, selain Pulau Penyengat.

“Sungai Carang mempunyai filosofi sejarah bangsa Melayu dan merupakan salah satu aset di kota ini yang patut kita jaga dan kita lestarikan,” ucap Lis.

Dikatakan Lis, perlombaan bahari seperti dragon boat race ini merupakan salah satu upaya Pemko Tanjungpinang untuk menggaet wisatawan datang ke Kota Tanjungpinang.

Event tahunan ini, sudah dikenal hingga mancanegara. Tentunya akan meningkatkan sektor pariwisata dan mendongkrak perekonomian di kota ini. Mudah – mudahan, melalui dragon boat race ini akan mampu meningkatkan destinasi wisata di kota ini, sekaligus melahirkan atlet – atlet dayung yang bisa berprestasi, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Mari kita sukseskan event ini, kita lestarikan dan kita jaga budaya di kota tercinta ini,” ucap Lis.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H. Tengku Said Arif Fadillah S.Sos,M.Si mengatakan Kepri sebagai poros pariwisata dan wisata bahari harus memaksimalkan potensi yang ada, karena Kepri telah ditunjuk oleh Kementrian Pariwisata RI sebagai kawasan tujuan wisata.

“Karena itu, saya sangat mengapresiasi langkah dan komitmen Kota Tanjungpinang dengan adanya event dragon boat race ini, sebab event ini telah mengilhami beberapa daerah yang ada di Indonesia, sebagai salah satu upaya menggenjot kunjungan wisatawan ke daerah ini,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kepri, kata dia, siap mendukung setiap kegiatan yang dapat menarik wisatawan datang ke daerah ini, terutama dalam promosi.

“Event ini salah satu upaya melestarikan tradisi akan rumpun masyarakat bahari di Kepri,” katanya.

Sebelum melepas peserta dragon boat race, dilakukan penyerahan piala bergilir Gubernur Kepri, dari pemenang lomba tahun 2015 lalu yaitu Jambi, kemudian diserahkan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, dan selanjutnya diserahkan kepada Wali Kota dan menyerahkan kepada Kepala Dinas Pariwisata, Juramadi Esram untuk diperebutkan kembali.

Selain dimeriahkan dengan stand – stand kreatif dari kecamatan dan kelurahan di Kota Tanjungpinang, event tersebut menyediakan hadiah dengan total sebesar Rp150 juta.

Sementara itu, Festival International Dragon Boat Race Tanjungpinang 2016 yang berlangsung sejak 21 hingga 23 Oktober, secara resmi ditutup oleh Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH, di perairan Sungai Carang Hulu Riau Jembatan Engku Putri Tanjungpinang, Minggu (23/10).

Diacara penutupan itu, Lis mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, para atlet, official dan peserta, baik peserta dari Malaysia, Brunai Darussalam maupun dari Sumatera Barat, DKI Jakarta, Riau.

Diakhir acara, Wali Kota Tanjungpinang berserta perwakilan dari Provinsi Kepri menyerahkan piala dan hadiah kepada pemenang. Adapun pemenang pada lomba dragon boat race 2016, yaitu juara umum dari tim Navy DKI Jakarta, mereka berhak menerima hadiah sebesar Rp50 juta, juara II diraih oleh tim Jambi dan mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp40 juta, juara III dimenangkan oleh tim Batang Hari Jambi, mereka berhasil membawa pulang hadiah sebesar Rp25 juta, juara IV diraih oleh Tim Kabupaten Siak Riau dan mendapat uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Sedangkan untuk juara harapan I dari tim Hiu Perkasa Tanjungping, mereka mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp8 juta, juara harapan II dari tim Tanjung Balai Kabupaten Karimun, mereka berhak menerima uang pembinaan sebesar Rp7 juta, juara harapan III diraih tim Rajawali Bintan dari Kapupaten Bintan dengan hadiah sebesar Rp6 juta dan harapan juara IV dari tim Inhil Jaya Tembilahan Riau, mendapatkan uang pembinaan sebasar Rp4 juta. (*)

Narasi: NOVENDRA

Foto Humas Pemko Tanjungpinang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.