Limbah Cemari Pantai Nongsa, DPRD Batam Panggil Instansi Terkait

by -162 views
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Dengan adanya penemuan limbah B3 yang berserakan di Pantai Nongsa belum lama ini, Komisi III DPRD Kota Batam akan secepatnya melakukan pemanggilan terhadap instansi terkait.

“Kami dari Komisi III DPRD Batam dan terkait dengan lingkungan, kami akan berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, akan menyelidiki sebab darimana limbah tersebut. Maka, kalau memang sudah ditemukan, akan kita panggil perusahannya,” papar Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris kepada MetroKepri melalui telepon selulernya, Selasa (30/10/2018).

Masih kata dia, apabila ditemukan melakukan pembuangan limbah, maka ijin perusahaan tersebut akan dicabut.

“Untuk sementara ini, kami juga belum ada koordinasi dengan Dinas Kelautan, baik itu KKNPEL Batam dan Dinas Perhubungan. Cuma Dinas Lingkungan Hidup itu kan mitra kita, maka akan secepatnya kita panggil nanti terkait masalah itu,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Aliasi Pemerati Lingkungan Hidup (Ampuh) Kota Batam menanggapi terkait limbah hasil teng klening yang sudah ditemukan di Pantai Nongsa tersebut.

“Kita menduga itu dari hasil teng klening sebuah kapal yang tidak bisa kita duga. Apakah kapal itu dari luar negeri atau apakah kapal yang berbendera Indonesia, kita pun belum tahu,” ucapnya.

Persoalannya adalah seharusnya pengawasan dari tiga istansi seperti Kanpel Batam, Polairud dan Angkatan Laut, itu seharusnya ada melakukan patroli di laut seperti 2 × 4 jam bahkan tiap – tiap jam.

“Kenapa mereka tidak mengetahui dengan adanya kapal yang diduga sengaja melakukan teng klening di tengah laut atau melakukan pembuangan limbah jenis slage atau dikategorikan limbah B3,” katanya.

Sementara, dengan adanya limbah tersebut tentu mencemari laut bahkan mengakibatkan rusaknya lingkungan dan rusaknya pertumbuhan karang dan bisa menyebabkan ikan – ikan mati dan lain sebagainya.

“Seharusnya, permasalahan itu ada tindak lanjutnya, dicari dan selidiki siapa pelakunya. Jangan dibiarkan begitu saja,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Roji tidak menjawab terkait penemuan limbah tersebut. (*)

Penulis : JIHAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.