Tanjungpinang, (MK) – Salah satu upaya menumbuhkembangkan seni dan budaya Melayu di Kota Gurindam ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang menyelenggarakan Event Gawai Seni Tahun 2016 di Lapangan A Yani Tanjungpinang, Rabu (20/4) petang.
Acara yang dilaksanakan selama empat hari yakni sejak 20 hingga 23 April 2016, dibuka oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH yang ditandai dengan pemukulan gong.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH menyampaikan, budaya dan seni merupakan satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan. Seni dan budaya adalah tradisi dari hasil karya dari keindahan yang diturunkan dari generasi ke genasi.
“Melalui gawai seni ini, kita dapat memberi motivasi kepada anak didik, supaya lebih mengenal budaya Melayu kita. Disinilah kita dapat menanamkan nilai – nilai seni dan budaya Melayu yang harus terus kita pertahankan dan dilestarikan,” ucap Lis.
Dia mengutarakan, untuk mengenalkan berbagai potensi wisata yang ada di Kota Tanjungpinang kepada anak – anak, Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan dapat bekerjasama dengan mengajak para pelajar untuk berkunjung ke tempat – tempat wisata.
“Mereka bisa kita kenalkan potensi wisata, kita juga bisa sekaligus menceritakan sejarah Melayu yang ada di Kota Tanjungpinang,” papar Lis.
Acara yang disejalankan dengan pengukuhan Kelompok Sadar Wisata Kelurahan Se – Kota Tanjungpinang ini, Lis berharap agar kelompok sadar wisata bisa menjadi wadah untuk mempromosikan wisata yang ada di Kota Tanjungpinang.
“Ini adalah pekerjaan besar bagi bapak/ ibu, terlebih lagi dalam mempromosikan wisata dan menggerakkan masyarakat agar ikut mempromosikan potensi yang ada di kota ini, sehingga Kota Tanjungpinang bisa menjadi destinasi wisata di Kepulauan Riau,” katanya.
Dia mengemukakan, Dinas Pariwisata harus terus memberi bimbingan, pemahaman dan gambaran mengenai potensi wisata yang ada di Kota Tanjungpinang.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan seni dan budaya Melayu di Kota Tanjungpinang.
“Selain itu juga sebagai ajang pembinaan dan prestasi seni bagi para pelajar,” ucapnya.
Event ini, kata dia, akan berlangsung selama empat hari dan akan diisi dengan berbagai perlombaan yaitu, lomba pantun, lomba tari tradisi, lomba tari kreasi, lomba visualisasi puisi, dan visualisasi Gurindam 12. Peserta pada lomba ini adalah pelajar Tingkat SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, dan Sanggar Seni.
“Bagi peserta dari lomba tari yang akan meraih juara 1 dan 2 akan diikutkan pada parade tari tingkat Provinsi Kepri pada awal Mei mendatang,” katanya.
Selama empat hari itu, ivent akan diisi dengan berbagai atraksi, joget dangkong, tarian, celoteh anak Melayu, barongsai, reong, serta paggelaran seni dan budaya Melayu di Kota Tanjungpinang.
Acara semakin meriah, ketika anak – anak SD 001 Tanjungpinang Timur menampilkan atraksi musik Angklung, Wali Kota Tanjungpinang dan seluruh pejabat yang hadir terkagum – kagum dengan permainan alat angklung yang ditampilkan siswa – siswi SD itu.
Pada acara itu juga turut hadir jajaran Kepala SKPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, para pelajar serta masyarakat Kota Tanjungpinang. (ALPIAN TANJUNG)
