Lis: Musrenbang Sebagai Media Usulan Bagi Masyarakat

by -253 views
by
Lis saat menghadiri Musrenbang di Tingkat Kecamatan
Lis saat menghadiri Musrenbang di Tingkat Kecamatan

Tanjungpinang, (MK) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan kembali digelar pada Selasa (9/2). Kali ini, Musrenbang yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota, Senggarang merupakan Musrenbang terkahir di tingkat kecamatan.

Pada Musrenbang itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH mengatakan, musrenbang ditingkat kelurahan merupakan media bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan.

“Sementara Musrenbang tingkat kecamatan merupakan media penyampaian dari musrenbang di tingkat kelurahan yang dapat dijadikan beberapa point yang akan dimasukan sebagai bahan usulan pada tingkat kota yang nantinya akan diselaraskan dengan skala prioritas kegiatan yang sudah dipilah menurut masing –masing SKPD selaku penanggungjawab,” ucap Lis.

Lis mengutarakan, seluruh aspirasi warga setiap kelurahan harus ditampung dan nantinya dapat diakomodir berdasar skala prioritasnya dan jangan sampai ada yang ketinggalan.

“Musrenbang tidak saja membahas permasalahan infrastruktur, seperti parit atau jembatan saja, namun mencakup permasalahan lainnya. Contoh, di wilayah Kampung Bugis, para nelayan membutuhkan alat tangkap seperti jaring. Maka, Dinas KPPKE harus sudah punya perhitungan, berapa kebutuhan para nelayan tersebut, bisa juga permasalahan beasiswa bagi anak – anak sekolah yang belum diakomodir di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota ini,” ujarnya.

Lis berharap, pembangunan yang sudah didirikan Pemerintah Kota Tanjungpinang hendaknya masyarakat ikut berpartisipasi menjaganya, seperti Taman Laman Bunda Tepi Laut dan infrastruktur lainnya.

“Sebagus apapun program yang dilakukan pemerintah, kalau masyarakatnya tidak ikut serta menjaganya, sama saja. Pasti tidak ada manfaatnya,” kata Lis.

Untuk merubah wajah Kota Tanjungpinang, kata Lis, masyarakatnya harus berubah juga. Dengan begitu, setiap pembangunan yang telah dibuat pemerintah pasti ada manfaat yang besar bagi masyarakat.

“Masyarakat harus memiliki kreatifitas, bagaimana bisa menjadikan Kota Tanjungpinang ini sebagai tujuan utama dari wisatawan, dan mereka bisa tinggal lama di kota ini untuk menikmati tempat – tempat wisata yang ada. Itu bisa menjadi pemasukan bagi daerah dan ekonomi masyarakat,” papar Lis.

Oleh karena itu, sambung Lis, Pemko Tanjungpinang membuat Landmark seperti gedung Gong – Gong, Masjid Apung, Tugu Raja Haji Fisabilillah sebagai ciri khas Kota Tanjungpinang. Sehingga sistem kepariwisataan di Kota Tanjungpinang bisa tertata dengan baik.

Pada acara itu juga turut hadir Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Robert Pasaribu, Kepala Bappeda, Hamalis, jajaran kepala SKPD, Camat, Lurah, Ketua LPM, RT/ RW, serta tokoh masyarakat. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.