Tanjungpinang, (MK) – Puluhan masa yang tergabung dalam tokoh masyarakat khusus Tanjungpinang dan Bintan menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Gubernur Kepri, Dompak Tanjungpinang, Senin (25/4).
Dalam aksi itu, masa menuntut kebijakan Pemerintah Provinsi yaitu Gubernur terpilih tidak ada intervensi dari pihak lain dan mendesak Gubernu Kepri, Nurdin Basirun untuk menegur Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Reni Yusneli.
“Sejauh ini, kita lihat ada upaya dari sekelompok pegawai negeri sipil (PNS) yang dikoordinir, tapi ambisinya untuk jadi Sekda Provinsi Kepri definitif yang akan datang,” ucap Koordinator Bambang, dalam orasinya.
Dia mengatakan, mereka sering menciptakan kontra politik dalam kebijakan Pemerintah Provinsi Kepri.
“Kalau ini dibiarkan terus, akan menimbul hal yang tidak baik di Pemerintah Provinsi Kepri, dan ini akan menghambat kebijakan Pak Nurdin Basirun,” ucapnya.
Masa juga menginginkan agar Plt Sekda saat disingkirkan dari jabatannya.
“Kalau ini tidak disingkirkan akan menjadi duri dalam daging,” katanya.
Selain itu, pendemo juga meminta 1 kali 24 jam untuk menegur Plt Sekda sekarang ini, kalau perlu memecatnya. Pihaknya menginginkan satu komando saja di Pemerintah Provinsi Kepri yaitu Nurdin Basirun sebagai Plt Gubernur Kepri.
“Yang itu adalah anak buah, dan harus patuh. Di birokrasi itu ada aturan dan tidak jalan sendiri, ini yang memperkeruh suasana,” ucapnya. (RUDI PRASTIO)
