Musrenbang Dibuka Camat, Lurah: Prioritas di Tanjung Unggat, Air Bersih

by -94 views
Lurah Tanjung Unggat Muhammad Mirwansyah saat memberikan pemaparan pembangunan di wilayahnya saat Musrenbang tahun 2020
Lurah Tanjung Unggat Muhammad Mirwansyah saat memberikan pemaparan pembangunan di wilayahnya saat Musrenbang tahun 2020

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Camat Bukit Bestari Faisal Pahlevi mendapat penghargaan membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Tanjung Unggat di aula kantornya, Jum’at (24/1/2020).

Usai pemaparan, Lurah Tanjung Unggat Muhammad Mirwansyah kepada awak media ini mengatakan bahwa untuk wilayah kelurahan di Kecamatan Bukit Bestari merupakan Musrenbang perdana di tahun 2020.

“Sesuai dengan tema yang kita bawa pada tahun ini, pembangunan sumber daya manusia sangat penting dalam menunjang pembangunan infrastruktur lainnya,” ujarnya.

Untuk kegiatan prioritas, kata Mirwan, masyarakat yang di wilayah pesisir di Kelurahan Tanjung Unggat menginginkan pembangunan air bersih di nomor satukan pada tahun ini.

“Karena, rata-rata sumur yang digali di wilayah pesisir tidak dapat digunakan untuk minum. Sebab, masih terasa asin atau payau,” terangnya.

“Mudah-mudahan di tahun 2021, pembangunan yang menjadi prioritas warga ini dapat terlaksana,” ungkapnya.

Sebelumnya, Camat Bukit Bestari Faisal Pahlevi menjelaskan, pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah secara substansial adalah untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas.

“Untuk hal tersebut, sangat dibutuhkan sinergi dan kerjasama dari seluruh stakholder terkait. Ini lah tujuan sebenarnya pada Musrenbang ini,” sebut Faisal.

Musrenbang Tingkat Kelurahan Tanjung Unggat tahun 2020
Musrenbang Tingkat Kelurahan Tanjung Unggat tahun 2020

Sementara, atas aspirasi masyarakat Kelurahan Tanjung Unggat yang menginiginkan pembangunan air bersih di walilayah pesisir, salah satu Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Surya Admaja, menlihat dari sumbernya.

“Jika subtansinya ke PDAM, maka perlu ditunjang terlebih dahulu sumbernya. Jika dari sumber lain, seperti lahan sebagai tempat untuk dilaksanakan pembangunan Sumur Bor harus ditinjau terlebih dahulu,” katanya.

Setelah itu, kata Surya, baru kita bentuk tim untuk penghibahan lahan yang dijadikan prioritas tempat membangun wadah air bersih tersebut.

“Intinya, lahan ada, dan tidak bermasalah, akan kita perjuangkan sebagai pembangunan prioritas di wilayah pesisir,” pungkasnya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.