Musrenbang Tingkat Kecamatan, Prioritaskan 13 Kebijakan Tahun 2021

by -107 views
Camat Tanjungpinang Timur Fery Andana saat melaporkan Musrenbang Tingkat Kecamatan tahun 2020
Camat Tanjungpinang Timur Fery Andana saat melaporkan Musrenbang Tingkat Kecamatan tahun 2020

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanjungpinang Timur tahun 2020 dilaksanakan di halaman Kantor Camat jalan D.I Panjaitan km 7, Rabu (06/02/2020).

Camat Tanjungpinang Timur Fery Andana mengatakan, pada Musrenbang tahun 2020 ini lebih mengarahkan pada kebijakan Kota Tanjungpinang tahun 2021 berdasarkan RPJMD tahun 2018-2023.

“Ada 13 kebijakan yang akan kita ulas dalam Musrenbang tahun ini,” ujarnya.

Fery menjelaskan, adapun 13 kebijakan Kota Tanjungpinang, 1. Pengembangan Pusat Kebudayaan Melayu. 2. Penyelenggaraan Event Seni Budaya Melayu Tingkat Nasional. 3. Peningkatan Sarana Dan Prasarana PAUD Dan Pendidikan Dasar. 4. Peningkatan Fasilitas Akreditasi Sekolah PAUD Dan Pendidikan Dasar. 5. Peningkatan Kompetensi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan. 6. Peningkatan Promosi Perilaku Hidup Bersih Dan Sahat. 7. Peningkatan Kompetensi Petugas Kesehatan. 8. Peningkatan Sarana Prasarana Rumah Sakit Dan Puskesmas. 9. Peningkatan Pelayanan KB Metode Kontrasepi Jangka Panjang 10. Pengembangan Smart People Dalam Menunjang Pengembangan Smart City. 11. Peningkatan Koordinasi Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak. 12 Peningkatan Kualitas Pelayanan lembaga Perlindungan Perempuan Dan Anak. 13. Peningkaten Kompetensi Pelatihan Dan Pembinaan Atlet Terutama Pada Cabang Olahraga Prestasi.

“Target selesai pada tahun 2023 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu kata Fery, ada 6 item isu strategis yang ada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur antara lain, Urban Planing, penerangan, banjir, sarpras pendidikan, krisis air bersih dan TPS liar.

“Untuk urban planing dibutuhkan penataan kota menuju smart city, ada 364 titik PJU saat ini dalam keadaan mati/rusak, 36 titik banjir yang masih menjadi atensi kita bersama, kekurangan ruang kelas sekitar 28 ruangan, 12 titik kekurangan air bersih dan ada 17 titik TPS liar,” pungkasnya.

Fery berharap, mudah-mudahan ke depan semua ini dapat terealisasi melalui Musrenbang tahun-tahun berikutnya, sehingga target Smart City dapat diraih. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.