Natuna, (MK) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmanto meninjau latihan puncak taktis antar kecabangan (Lattis Ancab) TNI AD tahun 2016 di Tanjung Datuk Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, Sabtu (12/11).
Dalam kunjungan itu, Jenderal TNI Gatot Nurmanto didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Komandan Kodiklat Letjend Agus Kriswanto, pejabat teras TNI AD, Bupati Natuna Hamid Rizal, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, serta Danlanal Natuna Kolonel Arief.
Latihan yang dimulai sejak pertengahan Oktober hingga 12 November 2016 ini juga melibatkan sebanyak 3.551 prajurit yang terdiri dari pelaku utama yakni satuan Brigif 13/1 Kostrad yaitu Yonif Raider 303/ SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatan terdiri dari unsur Yonif para Raider 501/BY, Yonif para Raider 432/K, Group 3/Sandha Kopassus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yongkap 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed10/Astros, Yon Armed 13/86/TRK, Yonhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbad, Satuan Bantuan (Banmin) dan didukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.
Selain itu, ratusan alustita dikerahkan untuk mendukung Lattis Ancab TNI AD yakni Tank Leopard, Tank AVLB, Tank ARV, Ranpur Marder, Ranpir M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23 mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105mm, Meriam 155 mm, Roket Astros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan Mortir 81.
Latihan Taktis yang di gelar dua jam lebih ini dengan scenario musuh telah menguasai Natuna tepatnya di Tanjung Datuk dan langsung digempur TNI AD dengan taktis perangnya, kemudian musuh lari ke Pulau Pendek, dengan manuver serangan dan bantuan tembakan Tank, rudal, Helly dan Sea Rider akhirnya musuh berhasil dihancurkan di Pulau Pendek dan mengibarkan Bendera Merah Putih.
Dengan terlaksananya Lattis Ancab tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot mengucapkan terimakasih kepada prajurit atas suksesnya Lattis Ancab 2016 ini.
“Sampaikan terimakasih kepada prajurit di lapangan,” ucap Jenderal TNI Gatot kepada kalangan perwira tinggi TNI AD.
Pada latihan ini, dilaksanakan pada tingkat Brigade dalam bentuk Brigade Tim pertempuran melalui penyelenggaraan operasi tempur yang didukung Intelijen dan Operasi Teritorial.
Dengan tujuan, unsur pimpinan tingkat Brigade mampu melaksanakan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam suatu operasi tempur serta mengasah keterampilan dan profesionalisme prajurit dalam satuan seperti manuver serangan dan pemindahan pasukan dalam suasana taktis, kerjasama Infantri dan Tank (KSIT) serta mampu melaksanakan implementasi Hukum HAM dan Humaniter. (KALIT)
