Tanjungpinang, (MK) – Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Provinsi Kepri, menginginkan calon – calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri definitip yang diusulkan harus orang yang mempunyai loyalitas tinggi.
“Pengusulan dan pemilihan Sekda itu juga harus lepas dari unsur intervensi politik, karena jabatan Sekda merupakan jabatan karir dari seorang birokrasi,” papar Ketua DPW Pekat IB Provinsi Kepri, H. Irsyadul Fauzi kepada MetroKepri.com, Rabu (13/7).
Sehingga, kata dia, Sekda yang dipilih dapat sejalan dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.
“Sekda itu harus sejalan dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Dalam hal ini, Gubernur tentunya mengusulkan orang – orang yang sudah tahu kinerja calon Sekda tersebut,” ujar Irsyadul.
Selain itu, menurut mantan Politisi Partai PAN ini, Gubernur Kepri juga tidak memilih orang – orang pintar saja. Melainkan memilih orang yang telah memberikan kontribusi positif.
“Sekda itu merupakan sebagai perut Pemerintahan Provinsi Kepri. Oleh sebab itu, calon Sekda yang diusulkan harus benar – benar orang yang mempunyai pengalaman, integritas, dan dedikasi yang tinggi,” ucap Irsyadul.
Dia mengemukakan, jabatan Sekda itu juga harus dijabat oleh orang yang mempunyai tingkat resistensi rendah terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dan elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Gubernur Nurdin Basirun selama Pemilukada.
“Apabila resistensinya tinggi, tentu menimbulkan kurangnya hubungan harmonis diantara SKPD yang ada,” katanya.
Menurut mantan Legislator DPRD Kota Tanjungpinang ini, tidak tertutup kemunkinan calon yang diusulkan sebagai Sekda definitip itu adalah orang – orang telah memberikan kontribusi positif kepada Gubernur Kepri selama pelaksanaan Pemilukada lalu.
“Kita juga berharap, Gubernur Kepri Nurdin Basirun memilih orang yang terbaik. Saya yakin Gubernur Kepri orang yang bijak, tambah lagi telah berpengalaman memimpin daerah yang telah dua periode menjabat Bupati Karimun,” ujarnya.
Sedangkan, terkait Plt Sekda Provinsi Kepri, Reni Yusneli dikabarkan ikut dicalonkan sebagai Sekda definitip, Irsyadul menilai hal itu sah – sah saja.
“Reni sah – sah saja dicalonkan, karena dia (Reni) pernah menjabat Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dan siapapun bisa dicalonkan sebagai kandidat Sekda definitip. Tetapi, saya yakin, kandidat yang dipilih nanti merupakan orang yang telah memberikan kontribusi positif kepada Gubernur Kepri selama pemilukada,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)
