Tanjungpinang, (MK) – Pemadaman listrik secara bergilir di Kota Tanjungpinang berdampak buruk terhadap salah satu konsumen yang juga pemilik kios jamu di Jalan D.I Panjaitan KM 7 tepatnya di sebrang jalan Hotel Pelangi, Tanjungpinang.
“Sejak sore, kios tempat saya usaha ini sudah dua kali mati lampu dengan durasi 10 menit,” ujar pemilik kios Jamu, Gunawan kepada awak media ini, Senin (8/8) sekitar pukul 21.00 WIB.
Sejak itu, kata Gunawan, lampu di kiosnya ‘Byar Pet’ sampai sekarang dengan durasi kurang 1 menit.
“Tadi sore saya sudah konfirmasi kepada Manager PLN Cabang Tanjungpinang, Syafril dan dia (Syafril) akan segera meluncur ke lokasi untuk melihat kondisi meteran saya. Namun sampai sekarang tidak ada satupun pihak PLN yang datang untuk mengecek meteran saya ini,” katanya dengan nada kesal.
Sementara itu, Manager PLN Cabang Tanjungpinang saat dihubungi media ini melalui telepon selulernya, Syafril tidak mengangkatnya begitu juga melalui pesan singkat telepon selulernya.
Terpisah, saat media ini menghubungi salah satu staff PLN Cabang Tanjungpinang, Jonatan membantah tidak mengindahkan laporan konsumen tersebut.
“Kita lagi kerja mas di Jalan Pantai Impian, bukan kita tidak mau datang ke kios yang komplain lampunya ‘Byar Pet’ tetapi karena minimnya pekerja di lapangan,” ucapnya. (NOVENDRA)
