
Bintan, (MK) – Menanggapi terkait pembangunan Gedung Community Centre yang akan berdiri di lahan TK Antam Kijang, Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos bersama Dinas Pendidikan dan instansi terkait mengunjungi guru – guru TK Antam, Sabtu (29/7/2017) pagi.
Dalam pertemuan tersebut, Apri Sujadi menyampaikan pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Bintan melihat bahwa TK Antam sudah berdiri selama 50 tahun. Selama ini tidak pernah ada pembaharuan dan perkembangan, baik fisik maupun non fisik.
“Maka Pemerintah Kabupaten Bintan mengambil inisiatif untuk merelokasi dan merencanakan pembangunan tempat yang baru, yang pembangunannya akan dilakukan pada tahun 2018 dan akan direalisasikan sebesar Rp2 miliar lebih,” papar Apri.
Hasil pertemuan, diketahui bahwa himpunan PT Antam, Forum Komunikasi putra – putri Antam serta Kepala UPT Paus Gereja telah menyambut baik pembangunan gedung baru Community Centre, karena seyogyanya TK Antam memang selama ini belum pernah ada perubahan dan peningkatan fisiknya.
Oleh karena itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menginstruksikan kepada jajaran terkait agar sebelum tempat sementara selesai direhabilitasi, maka kontraktor diminta tidak melaksanakan dulu pekerjaan apapun di lokasi TK Antam.
“Melihat perlunya pembenahan, karena TK Antam sudah berdiri selama kurun lebih dari 50 tahun. Tentu perlu sentuhan pembangunan disana. Saya juga alumni anak – anak PT Antam, tentunya memikirkan yang terbaik. Saya sudah meminta agar proses pembangunan sementara dihentikan sampai lokasi sementara TK Antam representatif untuk dipindahkan,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu juga, diketahui kronologis bahwa telah terjadi miskomunikasi antara pihak kontraktor dengan manajemen TK Antam. Pemerintah Kabupaten Bintan juga telah menyikapi hal itu seyogyanya tidak harus terjadi.
Dikesempatan itu, Kepala Sekolah TK Antam, Ani menyampaikan berbagai aspirasi yang pada intinya mendukung niat baik Pemerintah Kabupaten Bintan. Dirinya juga menyatakan bahwa simpangsiur kabar yang terdengar hanyalah miskomunikasi antara beberapa pihak.
“Kami cuma mengharapkan agar anak – anak kami bisa belajar dengan kondisi yang tidak berubah, supaya mereka tidak merasa asing untuk belajar. Kami dengan seluruh guru beserta wali murid telah mengadakan pertemuan dan sepakat dengan tujuan pemindahan ini. Sebab kami memang telah lama ingin mendapatkan gedung baru dan lebih menunjang dalam segala sarana untuk mendidik anak,” ucapnya. (Red)
