Natuna, (MetroKepri) – Berbagai elemen masyarakat kembali berkumpul di Halaman Gedung DPRD Kabupaten Natuna pasca dijadikannya Natuna sebagai tempat observasi WNI dari Wuhan, Senin, 03 Januari 2020.
Massa menggelar orasi membacakan enam tuntutan yang disampaikan oleh Ketua KNPI Kabupaten Natuna, Haryadi.
Adapun keenam tuntutan tersebut yakni pertama, Pemda dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, dan DPRD Natuna diminta menjadi penyambung lidah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Natuna kepada Presiden RI.
Kedua, WNI Wuhan diminta agar dapat dipindahkan di KRI untuk diobservasi dilepas pantai.
Ketiga, pemerintah daerah dan pusat agar dapat memberi jaminan kesehatan seperti posko pelayanan darurat dan cepat, serta mendatangkan psikiater untuk mendampingi masyarakat Natuna.
Keempat, Menteri Kesehatan RI wajib berkantor di Natuna selama masa karantina WNI dari Wuhan sebagai bentuk jaminan keamanan, dan jaminan kesehatan masyarakat Natuna.
Kelima, segala hal yang menyangkut daerah Natuna, untuk kedepannya pemerintah daerah harus dapat mensosialisasikan terlebih dahulu dengan masyarakat Natuna.
Keenam, apabila pemerintah daerah tidak bisa menjadi penyambung lidah masyarakat ke pemerintah pusat, maka akan dinyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah daerah.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Natuna yang sudah ditunggu-tunggu beberapa hari oleh masyarakat setelah melakukan tugas luar, akhirnya tiba di Natuna dan langsung menjumpai massa dan berusaha untuk menenangkan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menjelaskan, keputusan dijadikannya Natuna sebagai lokasi observasi WNI dari Wuhan merupakan keputusan pemerintah pusat.
“Pemerintah daerah sudah menyampaikan aspirasi masyarakat, namun Pemerintah Pusat tetap melaksanakan keputusan Natuna dijadikan tempat observasi,” kata Bupati.
Sambil berteriak, masyarakat meminta kepada Bupati Natuna untuk segera menemui Presiden RI Joko Widodo agar segera memindahkan WNI dari Wuhan tersebut ke Kapal KRI secepatnya.
Keluhan masyarakat tersebut ditanggapi cepat oleh Bupati Natuna dan mengatakan hari ini akan memenuhi permintaan masyarakat Natuna untuk berangkat ke Jakarta bersama rombongan untuk menemui Presiden Joko Widodo.
Usai berdialog dengan masyarakat, Bupati langsung bertolak ke Jakarta menemui Presiden RI Joko Widodo.
Turut mendampingi Ketua DPRD Natuna Andes Putra, Ketua KNPI Natuna Haryadi, Ketua Pemuda Pancasila Natuna Fadillah dan Tokoh Masyarakat. (Manalu)
