Perangi Narkoba, 372 Prajurit Lantamal IV Tes Urine

by -300 views
by
Danlantamal IV, Laksamana Pertama TNI S. Irawan
Danlantamal IV, Laksamana Pertama TNI S. Irawan

Tanjungpinang, (MK) – Upaya Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan dan jajarannya untuk “Perang terhadap NARKOBA”.

Lantamal IV Tanjungpinang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri melaksanakan pemeriksaan urine terhadap 372 orang prajurit dan ASN (Aparatur Sipil Negara) Lantamal IV di Mako Lantamal IV Batuhitam Tanjungpinang, Selasa (31/5).

pemeriksaan urin oleh BNN Kepri dilaksanakan atas permintaan resmi Komandan Lantamal IV melalui Diskes Lantamal IV kepada BNN Provinsi Kepri.

Kegiatan diikuti oleh seluruh prajurit mulai dari Tamtama sampai dengan Perwira dan ASN tanpa terkecuali termasuk Komandan Lantamal IV, Asisten, Kadis yang ada di Mako Lantamal IV.

Melalui release Dispenal Lantamal IV Tanjungpinang, Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan mengatakan, sesuai dengan komitmen TNI Angkatan Laut untuk perang terhadap narkoba, maka Lantamal IV berserta jajaranya dalam waktu dekat juga akan melaksanakan penandatanganan fakta integritas kesepakatan prajurit dan ASN Lantamal IV bebas narkoba yang akan ditandatangani oleh masing – masing satuan kerja dihadapan Komandan Lantamal IV.

“Kita ketahui bersama, peredaran serta penyalagunaan narkotika dan zat adiktif lainnya yang dikenal dengan narkoba di Indonesia sudah sangat marak, dan tidak hanya dikota – kota besar bahkan sudah sampai kepelosok – pelosok desa. Hampir setiap saat berita – berita dimedia elektronik dan cetak muncul berita tentang penyalagunaan narkoba,” ucap Danlantamal IV.

Hal itu, merupakan suatu ancaman yang sangat serius bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia dimasa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Provinsi Kepri, AKBP Ahmad Yani mengatakan sejak tahun 2015 pemimpin nasional telah mencanangkan Indonesia darurat narkoba.

“Narkoba mampu merubah perilaku manusia, efek yang pertama kali diserang adalah otak dan akan ketergantungan. Saat ini di Kepri peredaran narkoba yang masuk diseludupkan lewat laut. Untuk itu, tugas kita bersama khususnya Lantamal IV sebagai garda terdepan turut serta membantu BNN memberantas peredaranya,” kata Yani.

Dia mengutarakan, sesuai dengan Undang – Undang No 35 tahun 2009 bahwa barang siapa membawa, menyimpan dan mengedarkan narkoba akan mendapatkan sangsi hukum yang berat demikian juga bagi pengguna akan direhabilitasi.

Sementara, Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNN Provinsi Kepri, Drs. Ali Chosim, Apt, MSi mengajak semua pihak agar menjahui narkoba.

“Sayangi keluarga anda, karena sekali kenak pasti akan mempunyai dampak merugikan kita semua, termasuk masa depan kita,” ucapnya.

Penyalagunaan narkoba akan mengakibatkan ketergantungan fisik dan psikis. Depresi yang hebat, rusaknya organ tubuh seperti otak, jantung, ginjal dan hati yang dapat mengakibatkan kematian.

“Tentunya kita semua tidak harapkan hal itu terjadi pada diri sendiri maupun keluarga kita. Maka jauhi narkoba sayangi keluarga kita,” katanya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.