Bintan, (MK) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Bintan diselenggarakan di Relief Antam Kijang, Rabu (02/05/2018) pagi.
Dalam peringatan yang dihadiri sekitar 3.700 peserta yang terdiri dari tenaga pendidik, siswa – siswi, tokoh pendidikan dan guru – guru berprestasi tersebut ditandai dengan penyerahan berbagai penghargaan di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos mengatakan bahwa dirinya berkomitmen penuh memajukan bidang pendidikan di Kabupaten Bintan. Berbagai program yang dibentuk seperti program seragam sekolah gratis, program transportasi gratis dan program 15 menit mengaji sebelum belajar di sekolah merupakan salah satu komitmen dalam membangun dan membentuk karakter generasi penerus.
“Kita sangat berkeyakinan, bahwa suatu daerah akan maju bila dunia pendidikannya juga ikut maju. Setahap demi setahap kita memulai melakukan gerakan langkah maju di bidang pendidikan lewat program berbagai bidang pendidikan. Saya juga sangat berkeyakinan, kedepannya hal tersebut mampu melahirkan generasi masa depan yang berprestasi,” papar Apri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir M.Pd,M.Si mengatakan pada Hardiknas tahun 2018 ini diberikan penghargaan kepada 21 orang purnabakti pendidikan, 2 orang tokoh pendidikan, 9 orang guru berprestasi, 105 siswa berprestasi, 3 sekolah berprestasi, 6 sekolah SD dan SMP pemenang Adiwiyata tingkat Kabupaten tahun 2018, 3 Pengelola Dapodik Terbaik SD, SMP dan SMA, Penghargaan kepada peserta didik Qur’an Centre dan penyerahan SK Insentif guru honorer.
“Selain berbagai penghargaan, kita juga melaunching aplikasi SIAP Online, penyerahan santunan kepada ahli waris almarhumah Ibu Eka Hariwiyati, dan almarhumah Ibu Wigati, serta penyerahan bantuan sarana kepada 16 Sekolah Adiwiyata,” ucapnya.
Untuk diketahui, peringatan Hardiknas tingkat Kabupaten Bintan tahun 2018 ini juga disejalankan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah tingkat Kabupaten Bintan, seleksi Popda serta launching gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan. (Red/ Humas Bintan)
