Natuna, (MetroKepri) – Sebanyak 60 orang nelayan Natuna mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan menghadapi persaingan global yang dilaksanakan Direktorat Intelkam Polda Kepri Bidang Ekonomi, di Natuna Hotel, Senin 24 September 2018 pagi.
Narasumber yang dilibatkan pada sosialisasi tersebut adalah Dinas Kelautan Perikanan Natuna, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Natuna, Perusda Natuna, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Natuna dan PT Perindo Selat Lampa.
Kapolda Kepri melalui Kasubdit 2 Bidang Intelkam bagian ekonomi Polda Kepri, Kompol Joko Priyantoko mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi kepada nelayan tradisional Natuna dalam meningkatkan hasil tangkapan.
“Nelayan Natuna, sebahagian masih merupakan nelayan tradisional. Kita berupaya memberikan solusi atau masukan bagaimana caranya agar hasil tangkapan nelayan Natuna bisa lebih meningkat,” papar Joko.
Latar belakang dilaksanakan kegiatan sosialisasi menurut mantan Wakapolres Natuna ini juga dilatarbelakangi dari laporan masyarakat yang mengeluhkan mahalnya harga ikan dan juga sedikitnya hasil tangkapan ikan nelayan.
Terjadinya kelangkaan dan tingginya harga ikan di Natuna beberapa bulan belakangan ini menjadi perhatian Polda Kepri untuk turun lapangan mencari penyebab dan solusi bagi ketersediaan ikan di wilayah utara NKRI.
“Kelangkaan ikan beberapa waktu lalu, disebabkan pengaruh musim, siklus migrasinya ikan dan pengaruh alat tangkap nelayan yang masih sangat tradisional,” ujarnya.
Selain memberikan sosialisasi kepada masyarakat nelayan di Kabupaten Natuna, kegiatan ini juga untuk melakukan survei lapangan. (Manalu)
