Natuna, (MK) – Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Natuna Tahun 2018 yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bunguran Timur Laut Jumat (30/3/2018) pagi membahas dua agenda.
Agenda pertama yakni penyampaian laporan LPTQ kecamatan dan kedua penentuan tuan rumah MTQ tahun 2020.
Pada Musda tersebut, turut hadir pengurus LPTQ Kabupaten dan LPTQ Kecamatan, Camat se – Kabupaten Natuna, perwakilan dari Kementerian Agama Kanwil Natuna, Ka. KUA se Kabupaten Natuna, tokoh, UPTD Pendidikan, serta tamu undangan lainnya.
Proses penentuan tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tahun 2020 berlangsung seru karena rata – rata tiap kecamatan mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah. Berbagai bumbu penarik ditawarkan para camat untuk menarik minat para peserta Musda agar mendukung kecamatannya.
Akhirnya kebijakan dalam memutuskan tuan rumah dilaksanakan melalui voting. Setelah dilakukan pemungutan suara dari 15 kecamatan, ada 2 kecamatan yang mendapatkan suara terbanyak. Kecamatan Pulau Tiga mendapatkan 3 suara dan Kecamatan Pulau Tiga Barat 4 suara.
Hasil voting tidak serta merta disetujui dan disahkan dalam musyawarah. Hasil voting dikembalikan kepada pimpinan musyawarah, apakah hasil voting disetujui atau tidak. Setelah dirundingkan oleh sesama pimpinan dengan berbagai pertimbangan dan hak veto, Ketua LPTQ Kabupaten Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti M.A akhirnya memutuskan Pulau Tiga menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tahun 2020. Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Umum LPTQ Kabupaten Natuna No. 01 Tahun 2018 Tentang Penunjukan dan Penetapan Tuan Rumah MTQ ke – X Tahun 2020.
Sementara itu, dalam laporan masing – masing LPTQ Kecamatan, rata – rata camat mengeluhkan minimnya anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten serta fasilitas latihan seperti ruangan dan barang – barang yang diperlukan di ruang latihan.
Mendengar keluhan para camat, Ngesti Yuni langsung menanggapi dan menyampaikan akan menambah biaya pembinaan LPTQ Kecamatan.
“Tahun depan kita berusaha semaksimal mungkin LPTQ Kecamatan mendapat seratus juta rupiah, akan kita perjuangkan,” papar Ngesti.
Ngesti juga menekankan kepada para camat agar putra daerah dibina dan diberdayakan semaksimal mungkin.
“Dalam waktu yang ditentukan kita harus punya target kader – kader yang nantinya mewakili Natuna untuk tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Dengan pembinaan yang maksimal nantinya akan mengharumkan nama Natuna,” ucapnya. (MANALU)
