Raibnya Plat Besi, Tak Jadi Penghalang Andi Cori Berjuang Untuk Masyarakat

by -452 views
Caleg DPRD Kepri Dapil Kota Tanjungpinang, Andi Cori Fattahudin
Caleg DPRD Kepri Dapil Kota Tanjungpinang, Andi Cori Fattahudin

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Bak kata pepatah lama, semakin tinggi batang pohon kelapa, semakin kencang angin menerpa. Tampaknya hal itu juga yang menerpa Andi Cori Patahuddin (ACP) saat ini untuk menuju kursi ‘Panas’ di DPRD Provinsi Kepri.

Berbagai isu dan opini dari berbagai pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan juga mengalir deras ‘Menusuk’ pemuda serta mantan aktivis Kota Tanjungpinang ini.

Meski demikian, hal itu tidak menjadi momok bagi ACP untuk terus berjuang dan tetap menerima aspirasi masyarakat dan belanja ‘masalah’ bagi yang membutuhkan.

“Isu, opini yang menimpa saya saat ini tidak menjadi penghalang saya berjuang untuk masyarakat Kepri khususnya Kota Tanjungpinang. Maju terus pantang mundur,” ucap Andi Cori kepada awak media ini di kantor DPC Hanura Km 5 Jalan R.H Fisabilillah, Tanjungpinang, Sabtu (18/8/2018).

Seperti diketahui bersama, permasalahan raibnya plat besi senilai Rp4,4 miliar di kawasan Jembatan I Dompak, pejabat Dinas PUPR Provinsi Kepri, Rodi saat menggelar Hearing bersama DPRD Kepri Selasa (14/08/2018) lalu menyeret namanya (ACP) salah satu yang bertanggungjawab terkait hal tersebut.

Tapi, lanjut ACP, dari keterangan Rodi saat hearing tersebut bahwa plat besi itu merupakan aset negara dari sisa pembangunan Jembatan 1 Dompak tetapi tidak dapat dibuktikan dengan bukti yang konkrit.

“Lucu saja, Rodi tidak bisa membuktikan data otentik yang menyebutkan plat besi tersebut adalah aset. Sedangkan tim aset mengatakan bahwa material tersebut bukan aset dan tidak tercatat,” ujarnya.

ACP menjelaskan, modus tersebut bisa saja menggiring opini publik sehingga orang berpikir lain tentang dirinya. Namun sebaliknya dia (ACP) lebih optimis lagi untuk menuntaskan masalah – masalah yang ada ditengah masyarakat. Yang dibelinya walau angin mulai menerpa namun, keyakinan bahwa masyarakat pasti menilai dirinya secara cerdas.

“Biarlah masyarakat yang menilai saya, melihat semuanya. Hanya dengan membangun opini, korbannya rakyat. Kalau saya sudah ‘Kebal’. Dibuktikan dengan data, yang dibubuhi tanda tangan bermaterei itu bukan plat besi yang katanya aset alias sampah. Kan ada juga sampah – sampah lainnya,” paparnya.

Sebelumnya Cori memaparkan bahwa, dewan – dewan Kepri itu kebakaran jenggot, karena sudah 15 tahun dan 10 tahun menjadi anggota Dewan Provinsi tidak berbuat apa – apa untuk masyarakat, dan malah ngurus barang rongsokan.

“Sekelas DPRD ikut tergiring opini oleh seorang Rodi staf PUPR melalui hearing beropini tidak dengan data, itu sangat memalukkan. Di hearing, DPRD yang hadir juga hanya beropini dan tidak menunjukkan bukti. Berhentilah beropini,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.