Reklamasi Pantai Pak Imam Baran Satu, Dinilai Rugikan Nelayan Tradisonal

by -70 views
Pantai-Pak-Imam-Baran-Satu.-Foto-Masrie-Aidy
Pantai-Pak-Imam-Baran-Satu.-Foto-Masrie-Aidy
Iklan Banner

Karimun, (Metro Kepri) – Pesisir pantai di Kabupaten Karimun selalu menjadi incaran para pengusaha dan tidak menutup kemungkinan dilakukan secara bersekala besar. Modusnya, apabila pengusaha sudah menguasai darat otomatis menguasai pantai.

Salah seorang warga Buchari menyampaikan baru – baru ini ada reklamasi skala kecil, sifatnya individu namun tetap saja menghilangan keasrian pantai tersebut.

“Kita berharap agar Pemerintah Karimun melalui jajaran yang ada dibawahnya melakukan croschek di lapangan dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan jangan sampai kecolongan,” papar Buchari saat ditemui di Pantai Pak Imam Baran Satu, Kecamatan Meral Karimun, Selasa (17/09/2019).

Anehnya, kata dia, pihak kelurahan setempat tidak mengetahui adanya penimbunan atau reklamasi pantai dan ini sangat membingungkan.

“Ini sangat membingungkan kita. Sekiranya tidak diantisipasi, pihak lainpun akan melakukan hal serupa,” ujarnya.

Dampak dari reklamasi itu juga dirasa sangat merugikan masyarakat. Biasanya pantai itu digunakan nelayan tradisional melabuh jaring kecil, menjala, dan pukat tarik.

“Hal itu tentunya menghilangkan mata pencarian masyarakat nelayan kecil,” ucap Buchari.

Terpisah, Kepala Wilayah Kerja PSDKP Karimun diwakili Hadi mengatakan jika ada laporan dan pengaduan dari masyarakat, pihaknya (PSDKP) merespon dengan cepat dan turun kelokasi. Apa lagi berkaitan dengan nelayan. Sebagai pengemban amanah dari UU No.27 Tahun 2017 berkaitan pulau – pulau kecil dan pesisir pantai.

“Kita sangat berharap adanya jalinan kerjasama para nelayan juga masyarakat daerah pesisir untuk lebih aktif menjaga wilayah pesisir,” ujar Hadi. (*)

Penulis : Masrie Aidy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.