Tanjungpinang, (MK) – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes PPKB) Kota Tanjungpinang, Rustam menyampaikan perlu sinergi yang lebih kuat untuk menanggulangi permasalahan kesehatan gigi di Kota Tanjungpinang.
“Prevalensi permasalahan kesehatan gigi di Kota Tanjungpinang termasuk tinggi dibanding kabupaten/ kota lainnya di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas, tidak kurang dari 23 persen penduduk kota ini mengalami permasalahan kesehatan gigi,” papar Rustam disela – sela kegiatan Gebyar Anak Sehat dan Ceria yang digelar oleh Ikatan Guru TK Indonesia yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Persatuan Dokter Gigi Kota Tanjungpinang, di Gedung Gonggong, Sabtu (13/1/2018).
Rustam mengutarakan, di kalangan anak – anak Sekolah Dasar (SD) dan berdasarkan hasil penjaringan kesehatan gigi pada murid baru yang setiap tahun dilaksanakan oleh Tim Dinkes, tidak kurang dari 70 persen mengalami caries gigi.
“Kesehatan gigi yang baik akan menyempurnakan penampilan, meningkatkan rasa percaya diri serta meningkatkan pemenuhan persyaratan untuk mengikuti seleksi pendidikan atau profesi tertentu. Jadi memang cukup penting arti kesehatan gigi bagi seseorang anak,” ujarnya.
Masih kata Rustam, untuk tercapainya kesehatan gigi yang baik harus dimulai sejak kanak – kanak. Untuk itu para orang tua di rumah dan para guru di sekolah memiliki peran yang besar dalam menanamkan kebiasaan cara merawat gigi yang benar.
Pada penyuluhan yang dilaksanakan dihadapan para guru TK/ PAUD, para orang tua dan anak – anak TK/ PAUD dengan jumlah peserta sekitar 1000 orang di Gedung Gonggong, ditanamkan beberapa cara perawatan gigi yang benar.
Sementara itu, untuk kesehatan gigi dilakukan, pertama menggosok gigi harus dilakukan minimal 2 kali sehari yaitu setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Kedua, menggosok gigi dengan sikat gigi yang sesuai. Untuk anak – anak menggunakan sikat gigi khusus anak – anak. Ketiga, tidak menggunakan sikat gigi secara bergantian dengan anggota keluarga yang lain, walaupun itu orang tua, kakak maupun adiknya.
Keempat, jika ada gigi yang goyang agar segera dicabut supaya tidak membusuk dan pertumbuhan gigi sempurna.
“Kelima, perawatan gigi ke dokter gigi harus dilakukan secara berkala sekurang – kurangnya 6 bulan sekali,” ucapnya. (NOVENDRA)
