Tanjungpinang, (MK) – Guna menyamakan visi dan misi seluruh alumni mahasiswa Pejuang Provinsi Kepri dan demi kesejahteraan, 13 aktivis almuni mahasiswa pejuang Provinsi Kepri yang terdiri dari 7 kabupaten/ kota di Kepri mendeklarasikan Forum Komunikasi Alumni Mahasiswa Pejuang Provinsi Kepulauan Riau (FK – AMP2KR) disalah satu hotel di Tanjungpinang, Senin (26/2/2018) malam.
“Adapun dasar terbentuknya FK – AMP2KR ini dari pemikiran yang sama dari aktivis alumni dalam mencermati dan mengamati perkembangan pembangunan setelah terbentuknya Provinsi Kepri,” papar salah satu alumni mahasiswa pejuang Provinsi Kepri asal Kabupaten Lingga, Aziz Martindas.
Selain itu, kata Aziz, semangat untuk mempertajam kembali hasil kajian strategis pada saat perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau yang telah menggambarkan besarnya pendapatan asli daerah.
“Kepri ini sangat kaya. 96 persen lautan, potensinya sangat besar. Kenapa hanya bergerak disitu saja, kesejahteraan belum tercapai,” ujarnya.
Masih kata Aziz, perlu kiranya dilakukan suatu evaluasi dan kajian – kajian dari sebuah kebijakan pemerintah yang lebih mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
“Sebagaimana yang diamanatkan oleh cita – cita pergerakan perjuangan pembentukan Provinsi Kepri yang tertuang dalam deklarasi masyarakat Kepulauan Riau pada 15 Mei tahun 1999 dalam musyawarah besar masyarakat Kepulauan Riau yaitu mempercepat kemakmuran masyarakat secara adil dan merata melalui pembentukan Provinsi Kepulauan Riau,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, bersama alumni pejuang lainnya dalam waktu dekat ini akan bertemu dan mendudukkan hal ini dengan para pejuang Provinsi Kepri yaitu Datok Huzrin Hood, Ansar Ahmad, Soeryo Respationo, Ketua LAM Kepri Abdul Razak, Gubernur Nurdin Nasirun dan para pejuang lainnya. (RUDI PRASTIO)
