
Tanjungpinang, (MK) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri H. TS. Arif Fadillah membuka rapat kerja sinkronisasi program pemberdayaan perempuan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepri Tahun 2017, di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (15/3/2017).
Rakor ini juga melibatkan seluruh pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten dan kota serta para stakeholder.
Dalam sambutannya, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah menyampaikan dalam mewujudkan pembangunan nasional salah satu strategi pencapaiannya adalah dengan mengoptimalkan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga. Kualitas hidup perempuan harus menjadi baik dari waktu ke waktu. Peran perempuan sangat penting dalam membangun keluarga serta mendidik anak yang menjadi generasi penerus.
“Pencapaian kualitas hidup perempuan dan hak anak ditandai dengan berkurangnya tingkat kekerasan dan meningkatnya kesejahteraan. Oleh karna itu Dinas Pemberdayaan Perempuan yang harus memperkuat kelembagaan dengan menghadirkan program kegiatan yang nyata dalam mewujudkan hal itu,” papar Arif.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Misni mengatakan rapat kerja ini mengundang narasumber dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Fakih Usman yang mana akan memberikan arahan program kebijakan dari pusat. Rapat ini berlangsung selama dua hari mulai 15 hingga 16 Maret 2017 dan diikuti sebanyak 80 orang peserta yang berasal dari dinas terkait kabupaten/ kota Se – Provinsi Kepri.
“Tujuan dari berlangsungnya rapat ini adalah untuk melakukan sinkronisasi, integrasi dan harmonisasi pencapaian indikator kinerja pembangunan daerah dan diharapkan dengan narasumber yang didatangkan dari kementerian pusat dapat menyampaikan program – program yang bisa disejalankan ke daerah dari pusat,” ujar Misni.
Pada kesempatan itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari mengatakan pentingnya rapat sinkronisasi ini dalam rangka menyamakan persepsi dalam menyusun strategi program – program khususnya memberikan perhatian kepada kaum perempuan, juga perlindungan kepada anak dan keluarga.
“Permasalahan perempuan sangat kompleks saat ini, maka hal itu perlu dibuat program – program yang baik dari instansi terkait sebagai bentuk dukungan untuk berkontribusi pada pembangunan,” ujar Dewi.
Pelaksanaan rapat diharapakan dapat bersama – sama menyusun indikator kinerja yang berpedoman dengan RPJMD Kepri, juga Renstra Kementerian sebagai komitmen sinkronisasi antara pusat dan daerah. (Red/ Humas)
