Bintan, (MK) – Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos akan memangkas sejumlah anggaran yang dianggap tidak efektif pada tahun 2018 ini.
Diantaranya anggaran perjalanan dinas ke luar daerah bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan serta akan menghapus dana ATK kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bintan.
“Hasil evaluasi kinerja di tahun 2017 lalu, kita tegaskan bahwa di tahun 2018 kita meminta agar dana perjalanan dinas bagi pejabat serta dana ATK kegiatan dapat dikontrol dan dievaluasi karena kita anggap tidak efektif,” papar Apri disela – sela peninjauan sejumlah pembangunan, Sabtu (6/1/2018).
Masih kata Apri, bahwa langkah kebijakan pemangkasan anggaran dana perjalanan dinas dan penghapusan ATK kegiatan diambil karena melihat kedua point tersebut merupakan bentuk efisiensi serta bisa dialihkan bagi penggunaan anggaran pembangunan lainnya yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Hasil evaluasi kinerja tahun 2017 lalu, kedua hal itu tidak efektif. Bisa dialihkan ke alokasi lainnya,” ujar Apri.
Hal senada juga disampaikan Sekda Kabupaten Bintan, Drs. Adi Prihantara MM. Dia mengatakan kebijakan ini harus didukung penuh oleh seluruh OPD Kabupaten Bintan. Menurutnya, demi efektivitas dan efisiensi anggaran maka sejumlah perjalanan dinas harus berdasarkan asas kebutuhan dan manfaat yang diperoleh bagi daerah.
“Kemarin sudah diberitahukan saat rapat evaluasi kinerja. Nantinya kita akan melihat rasionalisasi anggaran disetiap OPD, terkait dana perjalanan dinas yang dapat dialihkan ke penggunaan lainnya dan juga kedepan tidak ada lagi penggunaan anggaran dana ATK kegiatan. Perlu dipahami, bahwa dana ATK kegiatan berbeda dengan dana ATK kantor. Untuk dana ATK kantor bisa diajukan namun disesuaikan dengan kebutuhan,” ucapnya. (Red)
