
Natuna, (MK) – Truck agen minyak premiun dan solar (APMS) yang mengangkut solar non subsidi dari Depot Pertamina Selat Lampa terguling dipenurunan tebing Selat Lampa (Bukit sekuyam), Kamis (13/4/2017) sekutar pukul 10.35 WIB.
Dalam kecelakaan tunggal itu, pengemudi truck hanya mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke RSUD Natuna. Sementara, kernetnya tidak ada mengalami luka yang serius dan dalam kondisi baik.
Kordinator Petro Gemilang Bahan Bakar Minyak Solar Wilayah Natuna, Edi mengatakan kronologi terjadinya kecelakaan itu diduganya karena medan jalan tanjakan yang tinggi dan penurunan curam Selat Lampa, serta rem truck blong.
Truk tangki milik Petro Gemilang dengan muatan 8 ton minyak solar ini diduga mengalami kerusakan pada mesin, sehingga mesin truck mati tiba – tiba dan remnya tidak berfungsi akhirnya terperosok.
“Kemungkinan ada kerusakan mesin. Mesin tidak hidup dan posisi truck pada saat penurunan tajam. Sementara rem pasti tidak berfungsi bila mesin juga mati, sehingga truck meluncur dan terperosok,” ujar Edi.
Disaat truck tangki terguling, personil TNI AD dari Korem 033 WP sedang melintasi jalan menuju Selat Lampa, turut serta membantu mengamankan truck bersama Pertamina Depot Lampa.
Selain itu, kejadian yang mencekam ketika batre truk mengeluarkan percikan api, pasalnya truck ini masih bermuatan penuh solar. Kemudian percikan api itu disemprotkan dengan racun api guna mencegah terjadinya ledakan.
Dilokasi kejadian, Mayor Khairan Nasution dari Korem 033 WP disaat dikonfirmasi MetroKepri.com menjelaskan rombongan dari satuan perhubungan akan menuju Selat Lampa hendak menyeberang ke Pulau Tanjung Kumbik untuk pemasangan antena radio dalam hal persiapan latihan PPRC di Natuna.
“Respon tanggap saja untuk memadamkan percikan api dari batere truck,” ucap Mayor Khairan.
Sementara, salah satu petugas perbaikan jalan yang juga menyaksikan truck tangki itu terperosok mengatakan, hal ini merupakan antisipasi penyelamatan truck yang mengalami rem blong saat penurunan curam.
“Sopir sudah mengambil tindakan yang benar. Kalau saja sopir truck tidak masukan ke tebing itu, bisa saja menabrak kendaraan yang dari bawah sehingga menimbulkan korban dan truck bisa meledak, karena muatan minyak solar,” ujar juntak di lokasi kejadian.
Sementara itu, kordinator Petro Gemilang yang berada di lokasi kejadian juga meminta bantuan agar satu buah truk tanki air bersih disediakan di lokasi kejadian untuk menghindari adanya ledakan dan persiapan untuk mengeluarkan truck yang terperosok. (KALIT)
