Usai Revisi RTRW, Bupati Lingga Pastikan Pembangunan Smelter Dilaksanakan

by -327 views
by
Bupati Lingga Alias Wello Saat Pertemuan Dengan Pihak Perusahaan PT Shaanxi Youser Indonesia
Bupati Lingga Alias Wello Saat Pertemuan Dengan Pihak Perusahaan PT Shaanxi Youser Indonesia

Lingga, (MK) – Bupati Lingga H. Alias Wello memastikan investasi pembangunan smelter alumina di Kabupaten Lingga akan segera dilakukan usai pengesahan revisi perda RTRW.

Hal ini juga sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat atas janji pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Lingga.

“Saya optimis Agustus. Komitmen kita pastikan itu usai pengesahan revisi ranperda RTRW,” papar Alias Wello menjawab pertanyaan wartawan terkait kapan rencana dimulainya proyek pembangunan Smelter Alumina yang sempat terkendala rencana tata ruang dan wilayah dari salah satu investor dari negeri Tiongkok PT Shaanxi Youser Indonesia, Rabu (14/3/2018).

Sementara, Direktur PT Shannxi Youser Indonesia Steven Ugo usai presentasi dihadapan Pemerintah Kabupaten Lingga dan DPRD Lingga mengaku pembangunan Smelter Alumina ini sebenarnya sudah direncanakan setahun lalu. Namun proyek besar yang menelan anggaran triliunan rupiah ini hampir batal dilaksanakan karena terbentur oleh peraturan daerah tentang RTRW wilayah.

“Kalau mulai, kita sebenarnya sudah mau bangun tahun lalu. Namun karena terbentur aturan tata ruang, jadi kita menunggulah. Kemudian bapak Bupati kita kasi kabar kalau tahun ini bisa. Makanya kita maju lagi,” ujar Steven.

Dia mengutarakan untuk pembangunan sebuah smelter lengkap dengan fasilitas pendukung di Indonesia diperlukan waktu sekitar 3 tahun. Sementara itu, di wilayah asalnya hanya diperlukan waktu satu tahun pekerjaan.

“Rencananya nanti sesuai permintaan, kita bangun di daerah Tanjung Keruing. Dekat dengan pantai dan memudahkan tranportasi,” ucapnya.

Untuk memuluskan dan mendukung langkah investasi pembangunan Smelter Alumina ini, pihak perusahaan PT Shaanxi Youser Indonesia juga akan membangun pembangkit listrik berkekuatan 150 megawatt yang nanti juga bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Kita bangun pembangkit listrik nanti 150 Mega. Kan kelebihanya nanti, bisa juga dinikmati oleh masyarakat banyak,” katanya.

Sejarah pengelolaan alumina oleh PT Shaanxi Youser Indonesia di negeri asalnya RRC sudah berlangsung lama. Mulanya mereka mengolah Bauksit menjadi Alumina dengan sistem tambang bawah tanah. Setelah sukses ditempat asal, mereka mengembangkan investasi diberbagai negara termasuk Indonesia. (NAZILI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.