Walikota Tanjungpinang Hadiri Pembukaan Festival Pulau Penyengat

by -315 views
by
Lis Salat Bersalaman Diacara Festival Pulau Penyengat.
Lis Salat Bersalaman Diacara Festival Pulau Penyengat.
Lis Salat Bersalaman Diacara Festival Pulau Penyengat.
Lis Salat Bersalaman Diacara Festival Pulau Penyengat.

Tanjungpinang, (MK) – Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH menghadiri pembukaan Festival Pulau Penyengat yang diadakan di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (22/7/2017).

Pada festival itu juga turut hadir Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul S.Pd, Sekertaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Riono M.Si dan Seluruh Kepala OPD, Camat, serta Lurah di Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Festival Pulau Penyengat ini berlangsung sangat meriah. Seni pencak silat dan tari persembahan ikut mengawali semaraknya festival carnaval tersebut.

Kegiatan – kegiatan Festival Pulau Penyengat yang diadakan di Balai Kota ini yaitu :

  1. Pembukaan Road to Festival Ekonomi Syariah “Festival Pulau Penyengat Syawal Serantau”
  2. Parade Malay Muslim Fashion
  3. Pembukan Malay Culture Carnival Competition dan Hunting Foto Competition
  4. Kompetisi Seni Budaya Melayu Khazanah Pantun Islami Melayu dan Khazanah Kompang Melayu

– Wisata Sejarah dan Religius

– Pertunjukan Seni Budaya Melayu

  1. Pembukaan Perhelatan Akbar Wonderful Kepri Penyengat.

Dalam sambutannya, Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian penuh dalam kegiatan Festival Pulau Penyengat ini. Tak lupa, Lis mengajak semua pihak untuk selalu mempertahankan adat istiadat dan nilai – nilai Budaya Melayu.

“Balai adat ini nantinya akan dibangun kembali oleh Pemerintah Pusat, sehingga dapat menampung kegiatan wisata menjadi tempat momentum – momentum acara besar lainnya,” papar Lis.

Disamping itu, kata Lis, Pemko Tanjungpinang bersama Pemerintah Provinsi Kepri sudah mulai menata pelabuhan yang berada di depan Masjid Sultan Penyengat.

“Tentunya, ini berkat dukungan dari masyarakat Pulau Penyengat dan Pemerintah Provinsi Kepri,” ujar Lis.

Lis berharap, 3 tahun kedepan Pulau Penyengat sudah harus berhasil, karena ini termasuk wisata warisan dunia, dan tentunya ini menjadi magnet atau daya tarik pengembangan di Pulau Penyengat.

Ia juga menambahkan, di tahun depan pada 14 – 18 Februari akan diberlangsungkan acara penambalan sultan (penyematan gelar).

Setelah selesai sambutan, Lis kemudian menyerahkan cendramata dan Kartu BPJS sebanyak 5000 program dengan total biaya Rp540.000.000 (lima ratus empat puluh juta rupiah) dan selama 6 (enam) bulan ditanggung BPJS secara gratis, dengan biaya perbulan yang nilainya Rp16.800 (enam belas ribu delapan ratus rupiah), dan program keluarga harapan ini akan diberikan Kelurahan Penyengat.

Sementara, Kepala BI Perwakilan Kepri, Gusti Reza Eka mengatakan terlaksananya acara Festival Pulau Penyengat ini berkat kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Ini merupakan titik balik untuk kebangkitan Pulau Penyengat,” katanya.

Melalui festival ini, tentu dapat mendorong ekonomi pariwisata di Kota Tanjungpinang, agar nantinya pemerintah tidak bekerja sendiri tetapi dengan semua pihak. Gusti juga yakin, jika sinergi bersama potensi wisata Pulau Penyengat bisa didorong kedepannya.

“Ini merupakan destinasi wisata halal, dalam rangka mengembangkan Pariwisata Tanjungpinang di Kepulauan Riau,” ucapnya.

Negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand juga akan hadir dalam memeriahkan Festival Pulau Penyengat ini. Festival Carnaval ini tentunya Pemerintah Kota dan Provinsi Kepri mempunyai target untuk mendatangkan wisatawan, yaitu sebanyak 2,2 juta orang dalam satu tahunnya.

Setelah kegiatan festival carnaval di Balai Adat, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol telah diresmikannya Wifi Corner. Kegiatan peresmian Wifi Corner ini bersamaan dengan pemberian kartu program BPJS Ketenagakerjaaan secara simbolis. (Red/ Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.