Lingga, (MK) – Pembangunan desa yang menggunakan anggaran desa tahap I tahun 2017 mendapat sorotan dan dipertanyakan oleh masyarakat Desa Kualaraya, Kabupaten Lingga.
Pasalnya, pembelanjaan bahan – bahan untuk pembangunan tahap pertama di Desa Kualaraya, Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa tersebut terkesan menutupinya.
Akan hal itu, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kualaraya, Marwan merasa kecewa. Pengerjaan pembangunan tahap pertama yang ditangani oleh TPK tersebut dibawah tanggung pelaksana teknis pengelola keuangan desa (PTPKD) dan tidak memberi kejelasan tentang pembelanjaan bahan untuk pembangunan tahap pertama.
“Kita kecewa dengan kinerja TPK yang tidak memberi keterangan tentang belanja bahan tahap pertama untuk segala pembangunan yang dilaksanakan oleh TPK,” papar Marwan kepada MetroKepri, Rabu (29/11/2017).
Bahkan, Marwan mengaku sudah sering bertanya tentang pembelanjaan barang tahap pertama tersebut kepada TPK, tetapi tidak pernah digubris dan tidak dijawab oleh TPK dan hanya diam saja.
“Saya kan Anggota BPD. Jadi wajib jika saya menanyakan soal belanja bahan itu, karena yang saya lihat di lapangan tidak sesuai dengan belanja TPK. Tetapi, sebaliknya kenapa ketika saya bertanya tidak pernah dijawab,” ujar Marwan dengan nada kesal.
Saat rapat sebelum pengerjaan pembangunan, kata dia, untuk apa pihaknya dari BPD hingga RT dan RW serta lapisan masyarakat diajak berkumpul untuk mengajukan apa saja yang akan dibangun.
“Setelah pembangunan tahap pertama berjalan dan sudah masuk untuk pembangunan tahap kedua ini, kenapa tidak dijelaskan soal belanja bahan tahap pertama itu ketika saya tanya,” ucapnya. (NAZILI)
