Tanjungpinang, (MK) – Sebanyak 50 ibu hamil di Tanjungpinang terdeteksi mengidap penyakit hepatitis B belum lama ini.
Angka ibu hamil yang mengidap penyakit tersebut dinyatakan meningkat di Kota Tanjungpinang.
“Iya mas. Baru – baru ini kita temukan ada 50 orang ibu hamil yang mengidap Hepatitis B. Berdasarkan data sebelumnya, jumlahnya ada peningkatan yakni dari 41 orang ke 50 orang ibu hamil,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam melalui pesan singkat telepon selulernya, Minggu (18/12).
Dia mengutarakan, penemuan itu juga terdeteksi saat cek kehamilan yang diadakan di Puskesmas di seluruh Kota Tanjungpinang.
“Makanya, kita selalu menghimbau untuk peduli akan kesehatan. Cek kehamilan secara rutin kemarin dan data yang terkumpul, saya sempat kaget kalau ada temuan sebanyak itu,” ujarnya.
Penyakit Hepatitis B, kata dia, dipicu oleh virus yang menyerang hati. Penyakit itu dapat ditularkan melalui hubungan seksual, darah, atau cairan tubuh lain. Hepatitis B hampir 90 persen berisiko menulari balita. Sedangkan, resiko penularan terhadap orang dewasa hanya 10 persen.
“Bayi sangat rentan tertular, jadi setelah lahir bayinya akan segera disuntikan HBIG agar hepatitis tidak menular. HBIG sudah disediakan di fasilitas kesehatan manapun,” katanya.
Dia mengemukakan, gejala hepatitis B baru bisa terlihat ketika usia bayi menginjak 15 tahun.
“Selalunya kondisi bayi yang lahir dan dinyatakan positif hepatitis b terlihat biasa saja. Namun, setelah 15 tahun kemudian, gejala – gejala hepatitis b mulai muncul. Salah satunya adalah kerusakan hati jangka panjang atau kronis yang mengakibatkan luka pada hati, dan ini sangat berbahaya sekali. Oeh karena itu, selalu menjaga kesehatan dan rutinlah memeriksa kandungan,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
