9 Orang Anak Punk Diamankan Satpol PP Tanjungpinang, 7 Dari Luar Kepri

by -1,267 views
9 orang anak "Punk" yang berhasil diamankan Satpol PP Kota Tanjungpinang
9 orang anak "Punk" yang berhasil diamankan Satpol PP Kota Tanjungpinang
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – 9 orang yang menyatakan dirinya sebagai “Anak Punk” diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota di Bintan Center saat razia, Rabu (28/8/2019) dini hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasatpol PP Kota Tanjungpinang Hantoni melalui Sekretaris Diki Iskandar Dinata kepada awak media ini.

Dia menjelaskan, awal pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di lokasi ruko-ruko seputaran Bank dekat Bintan Center sering berkumpul anak-anak Punk yang meresahkan.

“Sudah sering masyarakat yang komplain dengan keberadaan mereka di lokasi itu dan juga membawa anjing peliharaan. Atas dasar laporan tersebut, kita bersama pihak kepolisian melakukan razia penindakan terhadap keberadaan mereka,” katanya.

Lanjut Diki, diketahui dari laporan warga sekitar bahwa anak “Punk” yang diduga sering membuat keresahan ada sekitar belasan orang

“Laporan masyarakat ada 15 orang di lokasi itu. Yang berhasil kita amankan hanya 9 orang selebihnya berhasil melarikan diri,” terangnya.

Setelah itu, kata Diki, sebelum dibawa ke kantor, mereka terlebih dahulu di periksa oleh pihak kepolisian apakah membawa senjata tajam, narkoba atau lainnya yang dianggap membahayakan.

“Tapi, kita belum melakukan tipiring kepada mereka semua hanya peringatan tertulis saja dulu, bila mengulangi lagi baru kita tindak tegas. 7 dari 9 orang berasal dari luar Kepri yakni Bogor dan Medan, sementara dua lagi dari Bintan,” ungkap Sekretaris Satpol PP ini.

Sementara itu, anak “Punk” yang berhasil diamankan saat razia kali ini merupakan anak-anak yang disinyalir baru ke Tanjungpinang.

“Mereka semua ini baru, kalau yang lama sudah pada jera,” jelas Diki. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.