Air Lengit dan Semedang Terpilih Jadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

by -62 views
Foto Bersama
Foto Bersama

Natuna, (MetroKepri) – Perwujudan Desa Ramah Perempuan dan Desa Peduli Anak dilakukan melalui penguatan peran kepemimpinan perempuan dalam pemerintahan desa, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan desa, penanganan kekerasan terhadap perempuan dan bantuan hukum, serta perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Hal itu disampaikan Bupati Natuna, melalui Asisten II, Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Natuna, Basri saat acara Penandatanganan Bersama Pencanangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jumat (25/03/2022) siang.

Dalam sambutannya, Basri mengatakan, membangun dan mengembangkan desa itu tidak bisa berhenti pada konsep, tapi harus implementatif. Hal ini dapat menjadi langkah implementatif dalam mewujudkan pembangunan desa yang terintegrasi dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat desa.

Basri berharap mulai dari tingkat desa/ kelurahan dapat memperhatikan perempuan dan anak terutama dalam pencegahan perkawinan usia anak. Diharapkan juga, perempuan semakin tinggi partisipasinya dalam ikut menyukseskan pembangunan di desa atau kelurahan. Hal itu untuk melindungi dan meningkatkan kualitas perempuan dan anak di seluruh desa/ kelurahan yang ada di Natuna.

Dikesempatan yang sama, Asisten Deputi Perlindungan Anak, Elvi Hendrani mengatakan Pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Desa Peduli Anak akan menjadi episentrum baru pembangunan yang mendorong meningkatnya kesejahteraan dan kesehatan, akses terhadap pendidikan yang berkualitas, menurunkan angka perkawinan anak, menumbuhkan pusat ekonomi yang berbasis rumahan sehingga ibu rumah tangga memiliki otonomi dalam pendapatan rumahan. Harapannya, mereka dapat memastikan anaknya mendapat gizi yang baik dan menurunkan pekerja anak.

“Saya berharap momentum yang sangat baik ini dapat menjadi awal yang baik pula demi membangun sinergi dan kerja nyata kita bersama dalam rangka pemberdayaan perempuan dan anak mulai dari pusat hingga desa. Program Desa Ramah Perempuan dan Desa Peduli Anak ini tentunya perlu didukung dengan berbagai langkah progresif, seperti peningkatan kapasitas pemerintah desa mengenai kesetaraan gender, pemenuhan hak perempuan, dan perlindungan anak, serta berbagai strategi lainnya,”┬ásebut Elvi.

Dijelaskan Elvi, program desa ramah perempuan dan peduli anak meliputi upaya pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan atau pengasuhan anak, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pengurangan pekerja anak, serta pencegahan perkawinan anak.

“Untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ini harus melibatkan partisipasi perempuan mulai dari proses perencanaan pembangunan dari tingkat desa dan juga keterlibatan dari anak-anak melalui Forum Anak. Semoga potensi yang ada, SDA yang ada, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mewujudkan perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju,” tutupnya.

Elvi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Natuna yang mendukung program ramah perempuan dan peduli anak.

Acara tersebut dilanjutkan dengan Penandatanganan Bersama Pencanangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dengan dua desa terpilih, desa Air Lengit dan desa Semedang. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.