Natuna, (MetroKepri) – Bupati Natuna melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Tasrif Amran S.Sos membuka kegiatan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan di Hotel Trend Central, Jalan Pramuka, Kecamatan Bunguran Timur, Senin 09 Maret 2020.
Dalam sambutannya, Tasrif mengucapkan permohonan maaf dari Bupati karena ada tugas yang harus dilaksanakannya.
Tasrif melanjutkan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat berharga karena kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting didalam keberlangsungan ekonomi bangsa.
Seorang wirausahaan sebagai bagian dari unsur pembangunan perekonomian dan tentunya perlu keterlibatan masyarakat karena keterlibatan masyarakat selaku pelaku kewirausahaan sangat penting untuk mengembangkan serta meningkatkan ketergantungan perekonomian bangsa.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga sejalan dengan salah satu misi suatu daerah yaitu sumber daya alam dan strategi pembangunan dengan melakukan penguatan kelembagaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Kesempatan ini sangat berharga, kegiatan seperti ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan usaha dengan menciptakan lapangan pekerjaan, pengurangan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup. Semoga Allah senantiasa memberikan RahmatNya dalam mewujudkan manusia cerdas dan berguna untuk kehidupan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop) Kabupaten Natuna, Agus Supardi mengatakan, kewirausahaan adalah semangat sikap perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah kepada upaya menciptakan serta menerapkan cara kerja teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih ataupun memperoleh keuntungan yang lebih besar dengan cara kreatif dan inovatif.

Menjadi seorang wirausaha tidaklah mudah karena banyak tantangan yang harus dihadapi sebelum mencapai kesuksesan.
“Peserta yang ikut pada kegiatan ini adalah para pelaku usaha pada usaha mikro dan koperasi aktif dalam berbagai macam sektor usaha. Ada 32 orang dari 13 kecamatan di wilayah Kabupaten Natuna dan pelaksanaannya selama tiga hari mulai dari tanggal 09 – 11 Maret,” kata Agus Supardi.
Diakhir laporannya, Agus Supardi menjelaskan, akan ada bimbingan kepada para peserta untuk mendapatkan dana CSR dari Pertamina.
“Kami akan bimbing dengan membuat data dan proposal. Tergantung para peserta apakah bersedia menerima atau tidak menerima dana CSR ini. Ini bukan hibah, ada cicilan yang harus dibayar tiap bulan, cicilan tanpa ada bunga untuk membantu para peserta pelaku usaha,” imbuhnya. (Manalu)
