Atasi Lonjakan, Disperindag Akan Gelar Pasar Ramadan

by -160 views

Tanjungpinang, (MK) – Mengatasi stabilisasi lonjakan harga kebutuhan pokok jelang lebaran, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Ekonomi Kreatif dan Penanaman Modal, (Disperindagekraf dan PM) akan menggelar pasar Ramadan pada 7 – 8 Juli 2015.

Kegiatan pasar Ramadan ini juga sebelumnya dicoret atau ditiadakan. Namun akhirnya dilaksanakan juga oleh Disperindag melalui dana sharing antara Perusda Kota Tanjungpinanag PT Makmur Bersama sebagai pemegang modal.

Kepala Disperindaekraf dan PM Tanjungpinang, Suyatno mengatakan, pelaksanaan pasar Ramadan tahun 2015 ini untuk mengatasi lonjakan harga menjelang Idul Fitri. Kegiatan ini juga, tidak bisa dilaksanakan karena dalam Dana Penguna Anggaran (DPA) tahun 2015 di Disperindagekraf dan PM Tanjungpinang, tidak ada.

“Biasanya tiap tahun kegiatan ini ada dilaksanakan, mungkin dicoret. Karena saya lihat di DPA 2015 tidak ada tercantum, padahal pada tahun 2014 lalu diusulkan atau diajukan. Tapi setiap tahun untuk pelaksanaan pasar Ramadan diusulkan. Saya tak tahulah, coba tanya Bappeda Tanjungpinang karena mereka yang tahu tentang kegiatan pelaksanaan di dinas,” kata Suyatno, Jumat (3/7).

Sementara, melihat kondisi harga menjelang Idul Fitri naik, maka Walikota Tanjungpinang memerintahkan untuk melaksanakan operasi Pasar Ramadan.

Maka, pasar Ramadan terselenggara atas kerjasama Pemko dan Perusda Tanjungpinang PT Makmur Bersama untuk sepakat tahun 2015 ini menyediakan 6000 paket sembako murah yang akan disebarkan ke 4 kecamatan di Kota Tanjungpinang.

“Masing – masing paket terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula, 1 kg tepung, 2 liter minyak goreng dan sebotol sirup,” ujar kepala bidang (Kabid) Perdagangan Disperidag Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto.

Namun kata dia, harga per paket belum bisa disebutkan, tapi yang jelas ia meyakinkan masyarakat bahwa harga paket sembako yang dijual jauh lebih murah dari harga pasar pada umumnya.

6000 paket sembako murah itu, sambung Teguh, tidak mesti untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS), tapi dijual bebas kepada masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Kami berharap bagi masyarakat yang merasa mampu, hendaknya memberi kesempatan kepada masyarakat yang kurang mampu untuk membelinya,” katanya.

Dengan adanya Pasar Ramadan tersebut, Teguh berharap bisa membantu masyarakat Tanjungpinang untuk memperoleh sembako murah dan mengurangi khawatir masyarakat terhadap lonjakan harga sembako di pasar Tanjungpinang.

“Selain membantu masyarakat, pasar Ramadan ini untuk mendukung daya beli masyarakat menghadapi lebaran Idul Fitri,” ujarnya. (AFRIZAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.